sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan tanpa identitas di kawasan hutan Perhutani, Senin (26/1/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di area hutan yang cukup jauh dari permukiman warga.
Jenazah tersebut ditemukan di Hutan Petak 1D2 RPH Licin BKPH Banyuwangi Barat, wilayah Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia di atas 50 tahun. Hingga kini, identitas korban belum diketahui dan sementara disebut sebagai Mrs. X.
Ciri-ciri fisik korban antara lain memiliki tinggi badan sekitar 158 sentimeter, berat badan kurang lebih 50 kilogram, bertubuh kurus, rambut pendek sekitar 5 sentimeter dengan warna hitam bercampur putih, serta kuku tangan yang panjang dan tidak terawat. Saat ditemukan, kondisi jenazah memprihatinkan.
Terakhir Terlihat Masuk Hutan
Berdasarkan keterangan saksi, Poniman (50), warga setempat, korban sempat terlihat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, Poniman melihat seorang perempuan tua mengenakan daster hitam bermotif berjalan ke arah barat menuju kawasan hutan Perhutani.
“Saya lihat beliau jalan tanpa alas kaki ke arah hutan. Saya kira warga sekitar, jadi tidak curiga,” ujar Poniman kepada petugas.
Saksi lainnya, Hermansyah (35), mengaku melihat sesosok tubuh manusia saat berada di kawasan hutan pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Hermansyah tengah mencari tanaman sayur dan memikat hewan.
“Saya melihat tubuh manusia dalam kondisi telanjang, bagian mulut sudah dikerumuni lalat. Saya kaget dan langsung pulang,” ungkapnya.
Karena tidak membawa alat dokumentasi dan kondisi hutan cukup sepi, Hermansyah segera melaporkan temuannya kepada Kepala Desa Kluncing sekitar pukul 16.00 WIB di hari yang sama.
Evakuasi Dilakukan Keesokan Hari
Mengingat lokasi penemuan cukup jauh dengan estimasi perjalanan 1 hingga 2 jam serta kondisi hari yang mulai gelap, pencarian tidak langsung dilakukan. Tim baru bergerak keesokan harinya.
Pada Senin pagi, tim gabungan yang terdiri dari perangkat Desa Kluncing, aparat kepolisian, serta unsur terkait melakukan penyisiran di kawasan hutan.
Sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah korban berhasil ditemukan dalam posisi terlentang dan dipastikan telah meninggal dunia.
Page 2
Penemuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Licin. Aparat kepolisian bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, serta mengevakuasi jenazah dari kawasan hutan.
Polisi: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Kapolsek Licin AKP Karyadi, S.H. menyampaikan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan awal, tidak ada luka atau tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena beberapa faktor,” jelas AKP Karyadi.
Ia menambahkan, faktor yang diduga menjadi penyebab kematian antara lain hipotermia, kelaparan, serta kondisi usia korban.
Namun demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk visum et repertum.
Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan otopsi apabila diperlukan untuk memastikan penyebab kematian.
“Diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 1×24 jam sebelum ditemukan,” tambahnya.
Polisi Imbau Warga Melapor
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Licin dan sekitarnya, yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak berwajib.
Aparat juga telah berkoordinasi dengan Camat Licin dan Kepala Desa Kluncing terkait penanganan jenazah.
Apabila dalam waktu 1×24 jam tidak ada pihak keluarga yang mengakui atau mengenali korban, jenazah Mrs. X akan dimakamkan di makam RSUD Blambangan Banyuwangi sesuai prosedur yang berlaku. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan tanpa identitas di kawasan hutan Perhutani, Senin (26/1/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di area hutan yang cukup jauh dari permukiman warga.
Jenazah tersebut ditemukan di Hutan Petak 1D2 RPH Licin BKPH Banyuwangi Barat, wilayah Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia di atas 50 tahun. Hingga kini, identitas korban belum diketahui dan sementara disebut sebagai Mrs. X.
Ciri-ciri fisik korban antara lain memiliki tinggi badan sekitar 158 sentimeter, berat badan kurang lebih 50 kilogram, bertubuh kurus, rambut pendek sekitar 5 sentimeter dengan warna hitam bercampur putih, serta kuku tangan yang panjang dan tidak terawat. Saat ditemukan, kondisi jenazah memprihatinkan.
Terakhir Terlihat Masuk Hutan
Berdasarkan keterangan saksi, Poniman (50), warga setempat, korban sempat terlihat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, Poniman melihat seorang perempuan tua mengenakan daster hitam bermotif berjalan ke arah barat menuju kawasan hutan Perhutani.
“Saya lihat beliau jalan tanpa alas kaki ke arah hutan. Saya kira warga sekitar, jadi tidak curiga,” ujar Poniman kepada petugas.
Saksi lainnya, Hermansyah (35), mengaku melihat sesosok tubuh manusia saat berada di kawasan hutan pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Hermansyah tengah mencari tanaman sayur dan memikat hewan.
“Saya melihat tubuh manusia dalam kondisi telanjang, bagian mulut sudah dikerumuni lalat. Saya kaget dan langsung pulang,” ungkapnya.
Karena tidak membawa alat dokumentasi dan kondisi hutan cukup sepi, Hermansyah segera melaporkan temuannya kepada Kepala Desa Kluncing sekitar pukul 16.00 WIB di hari yang sama.
Evakuasi Dilakukan Keesokan Hari
Mengingat lokasi penemuan cukup jauh dengan estimasi perjalanan 1 hingga 2 jam serta kondisi hari yang mulai gelap, pencarian tidak langsung dilakukan. Tim baru bergerak keesokan harinya.
Pada Senin pagi, tim gabungan yang terdiri dari perangkat Desa Kluncing, aparat kepolisian, serta unsur terkait melakukan penyisiran di kawasan hutan.
Sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah korban berhasil ditemukan dalam posisi terlentang dan dipastikan telah meninggal dunia.






