Beranda Sosial Monumen Pancasila Sakti Butuh Perawatan

Monumen Pancasila Sakti Butuh Perawatan

0
1395

monumen-pancasila-sakti-yang-digunakan-pki-mengubur-pemuda-ansor-di-dusun-cemetuk-desa-kecamatan-cluring-banyuwangi-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

CLURING – Belasan pengurus dan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banyuwangi menggelar doa bersama dan tabur bunga di Monumen Pancasila Jaya, Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan  Cluring kemarin (30/9) Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka napak  tilas peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1  Oktober hari ini.

Monumen yang biasa disebut Lubang Buaya Cemetuk itu merupakan tempat 62 pejuang Ansor dibantai PKI pada 50 tahun  silam. “Kegiatan ini mendoakan arwah 62 syuhada  Ansor yang menjadi korban kebiadaban PKI,” ujar ketua terpilih PC GP Ansor Banyuwangi, H. Syukron  Makmun Hidayat.

Acara yang digelar sederhana itu diawali pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin penasihat GP Ansor  Banyuwangi, KH. Khozin Haris. Di akhir kegiatan para tokoh muda  NU itu melakukan tabur bunga di  Lubang Buaya tempat 62 Pemuda Ansor dikubur oleh PKI pada 18  Oktober 1965.

“Tabur bunga simbol penghormatan kami kepada para syuhada yang gugur membela Pancasila,” ungkapnya. Kegiatan itu, terang dia, juga untuk memberikan pelajaran bagi masyarakat bahwa peristiwa G.30.S/PKI  tidak boleh terulang. Keberadaan  monumen Pancasila Jaya di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring  itu sebagai salah satu bukti sejarah   dan harus menjadi teladan generasi muda saat ini.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!