MUI Minta Lagu Wedus Ditarik

0
830

muiBANYUWANGI – Lagu berjudul “Wedus” yang didendangkan penyanyi lokal Banyuwangi, Demy, mengundang protes Majelis Ulama Indonesia (MUI). Syair lagu “Wedus” dianggap melecehkan agama dan merendahkan martabat perempuan. Dalam rilisnya, ketua MUI Banyuwangi HM. Yamin LC menyebut masalah lagu-lagu daerah Banyuwangi telah menjadi perhatian serius dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII di kantor Kementerian Agama (Kemenag) beberapa waktu lalu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Lagu Wedus termasuk rekomendasi yang perlu dikaji,” tegas Yamin. Hasil kajian dan masukan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), terang dia, lagu berjudul “Wedus” yang dinyanyikan Demy dan diproduksi Samudra Record itu dianggap melecehkan agama. “Juga bertentangan dengan undang-undang (UU) pernikahan,” sebutnya. Yamin mengaku sudah memutar lagu “Wedus”.

Syair “bangur gendakan timbang dadi rabine, bangur tuku sate   timbang weduse (lebih baik gendakan dari pada jadi istri, lebih baik beli sate dari pada kambing), dianggap bertentangan dengan ajaran agama yang memerintahkan berumah tangga secara sah. “Ini membahayakan,” imbuhnya. Lagu-lagu yang dianggap tidak mendidik itu, sebut dia, sekarang memang ramai. Bahkan, anak-anak kecil juga sudah banyak yang menyanyikan lagu itu.

“Kami minta laguWedus ditarik dari peredaran, karena bisa merusak mental generasi muda,” pintanya. Mengenai lagu yang dianggap tidak patut itu, jebolan Universitas Iraq itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisiandan Pemkab Banyuwangi. Pihaknya berharap, lagu-lagu daerah yang akan diluncurkan ke masyarakat bisa diseleksi dengan baik.

“Bagaimana menciptakan masyarakat yang cerdas dan bermartabat, kalau warganya suka berselingkuh,” kecamnya. Sementara itu, pelaksana musik di Samudra Record Firman Sareydut saat dikonfi rmasi melalui ponselnya mengaku belum tahu mengenai sikap MUI Banyuwangi yang mempersoalkan salah satu lagu hasil produksinya.

“Kita terima masukan ini,” katanya kemarin. Firman belum bisa menanggapi masukan dari MUI Banyuwangi itu. Yang pasti, lanjut dia, itu akan disampaikan kepada manajemen Samudra Record. “Nanti masukan ini akan kita sampaikan kepada manajemen Samudra Record,” janjinya. (radar)

Loading...

There were no listings found.

Kata kunci yang digunakan :