Nelayan Desak Tanam Terumbu Karang

0
191

Antisipasi Musim Paceklik Ikan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

MUNCAR – Nelayan yang mangkal di kawasan pelabuhan Muncar masih diselimuti kegalauan. Sebab, hasil tangkapan ikan tidak sesuai harapan. Bahkan, mereka pulang melaut dengan tangan hampa. Pencemaran laut menjadi satu alasan sepi tangkapan ikan. Meski begitu, persoalan tersebut masih belum mendapatkan respons dari pemerintah untuk mengatasi paceklik ikan tersebut.

‘’Seharusnya, pemerintah mengambil langkahlangkah supaya ikan banyak seperti dulu,’’ ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi, Hasan Basri, kemarin. Dia tidak segan mengkritik pemerintah berkaitan dengan paceklik ikan yang masih terjadi. Sebab, persoalan itu harus mendapatkan respons dari pemerintah. ‘’Pemerintah jangan terkesan lempar tangan. Para nelayan sekarang benar-benar menjerit,’’ tandasnya.

Menurut dia, pemerintah harus segera membuat langkah-langkah untuk mengatasi problem pencemaran tersebut. Salah satunya, yaitu menanam terumbu karang di kawasan laut. ‘’Kami, para nelayan sudah siap untuk membantu.  arena, pada dasarnya itu juga kepentingan para nelayan,’’ tegasnya. Nelayan kini sudah mulai menyadari tentang dampak pencemaran laut. Karena itu, masyarakat Muncar padaumumnya sudah tidak lagi membuang sampah di laut. ‘

’Tapi, setelah dibuang di TPS, justru muncul persoalan tidak diangkut sampai sampah menumpuk berhari-hari-hari,’’ tandasnya. Nelayan sebenarnya kini dalam situasi ekonomi serba kekurangan. Oleh karena itu, dia berharap agar pemerintah juga mengucurkan bantuan untuk mengatasi problem tersebut.  ‘’Untuk saat ini, kebutuhan mendesak yaitu masalah kebutuhan sehari-hari. Karena itu, nelayan sangat membutuhkan bantuan sembako,’’ pungkasnya. (radar)

Loading...