Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Turun 1,7 Persen dari Tahun Lalu, Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan 143,9 Juta

turun-1,7-persen-dari-tahun-lalu,-jumlah-pemudik-lebaran-2026-diperkirakan-143,9-juta
Turun 1,7 Persen dari Tahun Lalu, Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan 143,9 Juta

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kendaraan pribadi jenis mobil kembali menjadi pilihan utama masyarakat dalam perjalanan mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan proyeksi tersebut berdasarkan hasil survei pemerintah yang dilakukan bersama LAPI ITB, BPS, dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Moda transportasi yang digunakan oleh masyarakat selama angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan yang paling besar adalah penggunaan kendaraan pribadi mobil,” kata Menhub, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan survei tersebut, penggunaan mobil pribadi mencapai sekitar 25,98 persen dari total proyeksi pergerakan masyarakat.

Secara keseluruhan, jumlah pemudik yang diperkirakan melakukan perjalanan pada periode Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang, turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang.

Setelah mobil pribadi, sepeda motor dan bus menjadi moda transportasi berikutnya yang paling banyak digunakan.

Sementara kapal penyeberangan, pesawat udara, dan kereta api melengkapi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah dan jauh.

Dominasi kendaraan pribadi khususnya mobil menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam mengelola arus lalu lintas.

Para pengemudi mobil diperkirakan akan memanfaatkan Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatera, jalur Pantura, lintas tengah Jawa, dan jalur lintas selatan sebagai rute utama.

Sementara pengguna sepeda motor cenderung memanfaatkan jalur alternatif dan jalan arteri karena fleksibilitas kendaraan mereka.

Menhub menegaskan proyeksi ini menjadi dasar pemerintah dalam menyiapkan sarana dan prasarana transportasi nasional secara menyeluruh.

Berbagai langkah antisipasi kemacetan, rekayasa lalu lintas, hingga penambahan kapasitas angkutan umum terus disiapkan untuk memastikan perjalanan jutaan pemudik berlangsung aman, lancar, dan nyaman selama periode Lebaran 2026.