Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

WFA Disetujui Presiden, Puncak Mudik 16 dan 18 Maret 2026, Pemerintah Siap Kendalikan Arus

wfa-disetujui-presiden,-puncak-mudik-16-dan-18-maret-2026,-pemerintah-siap-kendalikan-arus
WFA Disetujui Presiden, Puncak Mudik 16 dan 18 Maret 2026, Pemerintah Siap Kendalikan Arus

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyiapkan program mudik gratis lintas moda transportasi untuk Lebaran 1447 Hijriah guna menekan kepadatan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, di jalan raya selama periode mudik.

Berbagai program tersebut mencatat antusiasme masyarakat yang tinggi dengan tingkat pendaftaran mendekati kapasitas penuh di beberapa moda.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan perkembangan pendaftaran program mudik gratis hingga Jumat (6/3/2026) malam.

Untuk angkutan bus, pendaftar telah mencapai 15.550 orang dari kuota 15.834 penumpang, hampir penuh.

Program angkutan motor gratis menggunakan kereta api (Motis) mencatat 9.529 unit sepeda motor terdaftar dari kuota 11.900 unit, dengan 18.382 penumpang dari kuota 28.196 orang.

“Kenapa sepeda motor? Diharapkan dengan kita memberikan fasilitas mudik gratis, paling tidak kita mengurangi penggunaan sepeda motor di jalan,” ujar Dudy.

Program angkutan motor menggunakan truk mencatat 172 unit dari kuota 240 sepeda motor, sementara mudik gratis dengan kapal laut menyediakan kuota 69.232 penumpang untuk seluruh jalur di Indonesia.

Pada hari pertama pembukaan pendaftaran kapal, sebanyak 5.933 orang telah mendaftarkan diri.

Di sisi penerbangan, stimulus pemerintah berupa diskon tiket pesawat juga mendapat respons positif.

Sebanyak 1.767.574 kursi penerbangan domestik untuk periode 13–29 Maret 2026 telah terjual, dengan tiga rute tersibuk yakni Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.

“Saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” tegasnya.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 dan 18 Maret 2026, setelah kebijakan work from anywhere (WFA) yang diusulkan Kemenhub mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu memeratakan arus pergerakan masyarakat.