Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Kalibaru Ditemukan Meninggal, Berjarak 5,5 Km dari Lokasi Tenggelam

bocah-8-tahun-hanyut-di-sungai-kalibaru-ditemukan-meninggal,-berjarak-5,5-km-dari-lokasi-tenggelam
Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Kalibaru Ditemukan Meninggal, Berjarak 5,5 Km dari Lokasi Tenggelam

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Upaya pencarian bocah yang hanyut di aliran Sungai Kalibaru akhirnya membuahkan hasil.

Anak berusia delapan tahun berinisial AA, warga Dusun Pangundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan pada Jumat malam (6/3) dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal tenggelamnya di aliran sungai tersebut. Penemuan jenazah korban sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak pagi hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan adanya anak yang terbawa arus di Sungai Kalibaru.

“Begitu mendapatkan laporan, tim SAR gabungan segera menuju lokasi dan melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet hingga penelusuran di sepanjang tepi sungai yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.

Ditemukan Pemancing di Sungai Pengondangan

Di tengah proses pencarian tersebut, tim SAR menerima informasi dari warga yang melaporkan penemuan tubuh seorang anak di aliran sungai.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB di aliran Sungai Pengondangan, yang masih merupakan bagian dari aliran Sungai Kalibaru.

Jenazah korban ditemukan pada koordinat 8°24’22.6”S – 114°05’08.4”E, atau sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal kejadian dengan radial 134,34 derajat.

“Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Made Oka.

Ia menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Ditemukan Warga yang Sedang Memancing

Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, membenarkan bahwa korban hanyut telah ditemukan pada Jumat malam sekitar pukul 22.15 WIB.


Page 2

Menurutnya, korban ditemukan oleh seorang warga bernama Risky yang sedang memancing di kawasan sungai.

“Korban ditemukan oleh warga bernama Risky asal Tegalsari yang sedang memancing. Setelah melihat tubuh korban, yang bersangkutan langsung melaporkan ke Polsek,” kata Budi.

Lokasi penemuan berada di kawasan Sungai Kalibaru yang masuk wilayah Avdeling Sumbertempur Kalitlepak, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.

Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi.

“Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Pihak keluarga menerima kepergian korban dengan ikhlas dan menganggap kejadian tersebut sebagai takdir. Korban kemudian dimakamkan pada Sabtu pagi (7/3) sekitar pukul 08.00 WIB.

Hanyut Saat Mandi di Sungai

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis itu menimpa AA saat ia mandi di sungai bersama saudaranya pada Jumat pagi (6/3).

Korban yang merupakan warga Dusun Pangundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, datang ke sungai bersama bibinya, Sumatia (40), dan saudaranya FN.

Lokasi mandi berada di aliran Sungai Kalibaru yang tidak jauh dari rumah korban.

Diduga korban terbawa arus sungai yang cukup deras saat sedang bermain air. Sementara saudaranya berhasil selamat.

Setelah mendapat laporan dari warga, personel dari Polsek Glenmore bersama anggota Koramil Glenmore langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pencarian.

Tim gabungan kemudian menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan melakukan pencarian di sepanjang tepi sungai hingga malam hari.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat anak-anak bermain air tanpa pengawasan ketat dari orang dewasa. (sas/aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Upaya pencarian bocah yang hanyut di aliran Sungai Kalibaru akhirnya membuahkan hasil.

Anak berusia delapan tahun berinisial AA, warga Dusun Pangundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan pada Jumat malam (6/3) dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal tenggelamnya di aliran sungai tersebut. Penemuan jenazah korban sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak pagi hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan adanya anak yang terbawa arus di Sungai Kalibaru.

“Begitu mendapatkan laporan, tim SAR gabungan segera menuju lokasi dan melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet hingga penelusuran di sepanjang tepi sungai yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.

Ditemukan Pemancing di Sungai Pengondangan

Di tengah proses pencarian tersebut, tim SAR menerima informasi dari warga yang melaporkan penemuan tubuh seorang anak di aliran sungai.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB di aliran Sungai Pengondangan, yang masih merupakan bagian dari aliran Sungai Kalibaru.

Jenazah korban ditemukan pada koordinat 8°24’22.6”S – 114°05’08.4”E, atau sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal kejadian dengan radial 134,34 derajat.

“Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Made Oka.

Ia menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Ditemukan Warga yang Sedang Memancing

Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, membenarkan bahwa korban hanyut telah ditemukan pada Jumat malam sekitar pukul 22.15 WIB.