Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Nikmatnya Pepes Sidat Banyuwangi, Menu para Raja

Menu olahan ikan sidat pepes yang disajikan di Warung Umyah Madang (foto: Muh Hujaini/Ngopibareng.id)

NGOPIBARENG.ID – Ikan sidat menjadi salah satu kuliner favorit warga Jepang. Di negeri matahari terbit itu, ikan sidat dikenal dengan sebutan unagi. Di Banyuwangi, ikan yang mirip dengan ikan belut ini biasa disebut oling. Sejumlah destinasi wisata kuliner di Banyuwangi sudah menyediakan menu ikan oling.

Salah satu destinasi wisata kuliner yang menyediakan menu masakan sidat adalah Warung Umyah Madang. Di warung yang berada di Jalan Raya Lijen, Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur ini tersedia dua jenis olahan oling.

“Kami menyediakan oling pepes dan oling sambal,” jelas pemilik Warung Umyah Madang, Rizal Pahlevi, 34 tahun, Jumat, 18 Februari 2022.

Rizal menjelaskan, oling pepes yang disajikan di warungnya bukan pepes kukus. Melainkan pepes bakar. Sehingga cita rasa dan kenikmatan oling benar-benar terasa. Selain aromanya juga lebih menggugah selera.

Untuk oling yang disajikan dengan bumbu sambal, lanjutnya, dia menggaransi rasanya lebih nikmat. Sambal khas masyarakat Osing yang memiliki rasa pedas dan bumbu yang kuat akan membuat pecinta kuliner ketagihan. Apalagi para pecinta kuliner pedas.

Tidak hanya itu, bahan untuk masakan sambal oling dijamin lebih sehat. Sebab bahan-bahan untuk sambal seperti  lombok dan tomat ditanam secara organik artinya tidak menggunakan pupuk kimia.

“Bahan sambalnya semuanya organik. Kami menanam sendiri bahan-bahan sambalnya, Insyaallah sambal kami zero pestisida,” ungkapnya.

Menu olahan sambal sidat dimasak dengan bahan-bahan organik (foto: Muh Hujaini/Ngopibareng.id)

Untuk suplai ikan sidat didapatkan dari para pemancing ikan sidat dari Banyuwangi, Situbondo hingga Bondowoso. Sesekali dia juga membeli sidat dari peternak sidat yang ada di Banyuwangi. Namun ikan sidat dari peternak harganya relatif mahal.

Menu olahan sidat di Warung milik Rizal relatif murah. Satu porsi menu pepes oling maupun sambal oling masing-masing hanya dibandrol Rp26.000. Harga ini sudah termasuk dengan nasinya.

Rizal mengaku memiliki alasan tersendiri menyediakan menu olahan sidat di warungnya. Menurutnya, sidat pada zaman dahulu merupakan makanan para raja. Dia ingin menyajikan makanan para raja itu kepada masyarakat luas.

Selain itu, pria yang saat ini menjabat Kepala Desa Paspan ini ingin berbagi kebahagiaan yang selama ini telah dirasakan keluarga besarnya pada masyarakat luas, khususnya penikmat kuliner. Kebahagiaan itu adalah saat ayahnya saat menikmati masakan oling yang dibuatkan ibunya.

“Sehingga sekian puluh tahun bisa berkeluarga sakinah mawaddah wa rahmah,” jelasnya.

Oling sendiri menurutnya memiliki berbagai manfaat. Apalagi oling merupakan salah satu makanan kesukaan para raja. Tentunya memiliki khasiat khusus selain gizinya yang memang tinggi. “Kami tahu raja pasti memiliki selir, salah satu manfaatnya pasti untuk kesehatan,” ujarnya.

Mengutip berita Ngopibareng.id Selasa, 28 September 2021 manfaat mengonsumsi Ikan sidat bagi Kesehatan antara lain meningkatkan kecerdasan otak, memperpanjang umur, menurunkan kandungan lemak jahat, bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan, mencegah penyakit jantung, menjaga tekanan darah, mengandung banyak vitamin untuk tubuh, menjaga kesehatan mata, dan sebagai antioksidan.

Sumber : https://www.ngopibareng.id/read/nikmatnya-pepes-sidat-banyuwangi-menu-para-raja

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE