detik.com
Ancaman banjir yang kerap menghantui wilayah Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dijawab dengan proyek normalisasi Sungai Roworejo yang dilaksanakan pemdes setempat. Normalisasi sungai yang dipimpin kades setempat itu berupaya mewujudkan rasa aman bagi warga.
Langkah mitigasi bencana ini mendapat dukungan penuh dari pelaku investasi di wilayah setempat, yakni PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Perusahaan pengelola tambang emas Gunung Tumpang Pitu tersebut menerjunkan alat berat Excavator guna mengeruk sedimen sungai yang telah lama mendangkal.
Kepala Desa (Kades) Sumberagung, Vivin Agustin menjelaskan bahwa lingkungan Roworejo di Dusun Pancer memang menjadi titik rawan banjir saat hujan intensitas tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami sangat peduli dengan kondisi warga. Oleh karena itu, Pemdes menginisiasi normalisasi ini agar aliran sungai kembali lancar dan masyarakat tidak lagi was-was saat hujan turun,” tandas Vivin, Kamis (29/1/2026).
Menariknya, dalam pelaksanaan normalisasi ini sinergi antara korporasi dan masyarakat sangat kental terasa. Alat berat yang diterjunkan PT BSI disewa dari koperasi bentukan masyarakat setempat, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga.
Proses pengerjaan ini dipantau langsung oleh Kepala Dusun (Kadus) Pancer, Estu Raharjo. Menurutnya, normalisasi yang dimulai sejak Sabtu (24/1/2026) tersebut menyasar aliran sungai sepanjang 1 kilometer.
Kondisi Sungai Roworejo memang memprihatinkan. Selain tumpukan sedimen, tanaman eceng gondok tumbuh subur menutup aliran air. Akibatnya, saat hujan deras, air meluap ke pemukiman dan merusak lahan pertanian warga.
“Petani kita sangat bergantung pada hasil bumi. Kalau banjir, tanaman rusak dan mereka merugi. Normalisasi ini adalah jawaban untuk melindungi mata pencaharian warga,” tegas Estu.
Estu menambahkan, keberadaan alat berat di lapangan tidak hanya untuk mengeruk sungai. Atas instruksi Pemdes dan dukungan PT BSI, alat berat juga melayani permintaan personal warga, seperti pembuatan lubang pembuangan sampah rumah tangga.
“Alat berat juga melayani permintaan warga, misal buat lubang pembuangan sampah agar sampah tidak hanyut ke sungai saat hujan turun. Ini bentuk pelayanan totalitas kepada masyarakat,” imbuhnya.
Sinergi antara Pemdes Sumberagung dan PT BSI ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, perusahaan juga membantu normalisasi Sungai Roworejo Tengah untuk kepentingan irigasi sawah.
Bahkan, catatan sejarah menunjukkan anak Perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk itu juga pernah melakukan hal serupa 7 tahun silam, yakni melakukan normalisasi Sungai Roworejo.
Langkah PT BSI ini diharapkan menjadi potret positif bagi para investor lain di Bumi Blambangan. Semangat kolaborasi yang bermanfaat bagi warga sekitar (Community Development) ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi bukti kehadiran investasi bisa berjalan beriringan dengan kesejahteraan warga.
(auh/dpe)







