Penilaian Unas hanya 40 Persen

0
377
TENANG: Siswa mengerjakan soal unas di sebuah SDN di Kecamatan Kabat, Banyuwangi, kemarin.
TENANG: Siswa mengerjakan soal unas di sebuah SDN di Kecamatan Kabat, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI – Nilai ujian nasional (unas) tingkat sekolah dasar (SD) tampaknya bukan satu-satu syarat kelulusan. Hasil unas hanya mempengaruhi 40 persen nilai kululusan. Yang 40 persen lagi diambil dari nilai rapor, dan sisanya yaitu 20 persen nilai ujian akhir sekolah (UAS). “Nilai unas tidak menjamin siswa SD lulus,” tegas Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Sulihtiyono.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Menurut Sulihtiyono, nilai rapor siswa SD mulai kelas satu hingga enam sangat berperan dalam menentukan kelulusan. ‘’Kalau nilai rapor, UAS, dan unas bagus, maka siswa yang bersangkutan pasti lulus,’’ ujarnya. Sementara itu, unas SD hari pertama kemarin berjalan tanpa hambatan berarti. Semua peserta mengikuti unas mata pelajaran bahasa Indonesia.

Jumlah peserta unas SD kali ini mencapai 27.628 siswa. Rinciannya, peserta unas SD sebanyak 22.649 siswa, madrasah ibtidaiah (MI) 4.902 siswa, SDLB 20 siswa, dan MI LB/inklusif 12 siswa. Peserta unas tersebut berasal dari 1.045 lembaga pendidikan dengan rincian 818 SD dan 227 MI.

Pada unas SD hari pertama kemarin, Bupati Abdullah Azwar Anas dan Kepala Dispendik Sulihtiyono mengunjungi beberapa SD. Mereka mendatangi SDN 1 Pakistaji, Kecamatan Kabat, dan SDN 1 Watukebo, Kecamatan Rogojampi. Dalam kunjungan itu, Bupati Anas memberikan motivasi agar siswa belajar keras.Keberhasilan ditentukan seberapa besar belajar saat masih kecil. “Ayo belajar yang keras dan selalu berdoa agar semua sukses,” cetus Bupati Anas. (radar)