Plafon R-APBD Naik Rp. 169 Miliar

0
356
MELANGKAH BERSAMA: Bupati Abdullah Azwar Anas bersama forum pimpinan aerah menuju gedung DPRD Banyuwangi.
MELANGKAH BERSAMA: Bupati Abdullah Azwar Anas bersama forum pimpinan aerah menuju gedung DPRD Banyuwangi.

Dari Rp. 1 Triliun, 502 Miliar Menjadi Rp. 1 Triliun 671 Miliar
BANYUWANGI – Rencana penandatanganan kebijakan umum perubahan anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD 2012 yang telah dibahas dan disetujui bersama oleh Pemkab Banyuwangi dan DPRD pada 12 September lalu, digunakan untuk mengatur alokasi dana dari seluruh pendapatan kepada pos-pos belanja untuk pengadaan barang-barang dan jasa publik serta pembiayaan pembangunan lainnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Komposisi perubahan APBD Banyuwangi tahun anggaran 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp. 169,033,231,915. Jika semula pendapatan APBD tahun 2012 mencapai Rp. 1 triliun, 502 miliar, maka sejak disahkannya KUPA-PPAS, pendapatan APBD 2012 menjadi Rp. 1 triliun 671 miliar.

Sementara untuk belanja semula sebesar Rp. 1 triliun 736 miliar bertambah menjadi Rp. 1 triliun 865 miliar, atau bertambah sebesar Rp. 129 miliar 493 juta. Pembiayaan yang menjadi salah satu komposisi perubahan APBD 2012 ini meliputi penerimaan pembiayaan yang semula Rp. 269 miliar 98 juta, bertambah menjadi Rp. 228 miliar atau bertambah sekitar Rp. 40 miliar 259 juta.

Demikian juga dengan pengeluaran pembiayaan yang semula sebesar Rp. 35 miliar 200 juta bertambah menjadi Rp. 34 miliar 480 juta atau bertambah Rp. 720 juta. Sementara pembiayaan netto yang semula Rp. 233 miliar 898 juta bertambah menjadi Rp. 39 miliar 539 juta atau Rp. 194 milyar 359 juta.

Meningkatnya plafon KUPAPPAS sebesar Rp. 169 miliar ini berasal dari beberapa sumber. Di antaranya PAD (pendapatan asli daerah) hasil pajak daerah yang naik 10,68 persen atau naik sebesar Rp. 3 miliar 592 juta dari sebelum perubahan yang sebesar Rp. 33 miliar 649 juta.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last