BANYUWANGI, KOMPAS.com – Proyek Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang menghubungkan Banyuwangi-Jember belum selesai, menyisakan sekitar 12 kilometer lagi untuk tuntas.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Javid Hurriyanto mengatakan bahwa proyek JLS akan kembali dilanjut tahun depan.
Pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan sebelum nantinya masuk ke tahapan tender proyek pembangunan.
Baca juga: Pemkab Jember Bebaskan 59,45 Km Lahan untuk Pembangunan JLS Pansela Jember-Banyuwangi
“Lagi persiapan, mudah-mudahan tahun ini sudah bisa kami tenderkan, sehingga pelaksanaan kegiatan fisik bisa dimulai pada tahun depan,” ungkap Javid, Kamis (28/8/2025).
Proses negosiasi terkait pembiayaan pembangunan pun saat ini masih berlangsung di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk mencapai kesepakatan final.
Baca juga: Pecah Ban, Ambulans Angkut Jenazah dari Bali Terguling di JLS Lumajang
Jika nantinya tercapai kesepakatan, BBPJN Jawa-Bali akan melakukan tender pada tahun ini, lalu tahun depan proyek mulai dikerjakan.
Javid memperkirakan, masa pelaksanaan pembangunan fisik memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk benar-benar rampung secara keseluruhan.
“Kalau semuanya lancar, target penyelesaiannya sekitar tahun 2028. Mudah-mudahan seluruh proses bisa berjalan sesuai rencana,” ujar Javid.
Untuk diketahui, JLS di Kabupaten Banyuwangi mencapai total sekitar 99,18 kilometer. Saat ini masih terdapat sekitar 12 kilometer jalur JLS yang belum terbangun dan menjadi fokus utama kelanjutan pembangunan pada tahap berikutnya.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!