Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Putus Sekolah Demi Bertahan Hidup, Affan Kurniawan Ojol 21 Tahun Tewas Dilindas Rantis Brimob

putus-sekolah-demi-bertahan-hidup,-affan-kurniawan-ojol-21-tahun-tewas-dilindas-rantis-brimob
Putus Sekolah Demi Bertahan Hidup, Affan Kurniawan Ojol 21 Tahun Tewas Dilindas Rantis Brimob

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jakarta kembali diguncang oleh kabar duka yang menimbulkan gelombang kemarahan masyarakat.

Affan Kurniawan, pemuda berusia 21 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol), tewas mengenaskan setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Affan diketahui telah putus sekolah sejak kelas 1 SMK karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga: Peredaran Rokok Ilegal Disikat! Satpol PP Bergerak di Kalibaru

Sang kakek, Fachrudin, mengungkapkan bahwa cucunya terpaksa berhenti sekolah lantaran tidak mampu membayar biaya pendidikan.

“Affan di-DO sama sekolahnya karena nggak mampu bayar. Ijazahnya cuma SMP,” ujar Fachrudin.

Sejak saat itu, Affan berjuang mencari penghasilan dengan menjadi pengemudi ojol.

Baca Juga: Jadwal Debut Megawati di Turki: Manisa BBSK vs Altinordu Live Malam Ini!

Pendapatan yang ia peroleh digunakan untuk membantu kebutuhan keluarga, termasuk adik perempuannya, Wulan.

Affan menjadi tulang punggung setelah sang ayah tidak lagi bekerja.

Pada hari nahas itu, Affan sebenarnya tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United: Saling Gercep Mencari Obat Penyembuh Luka

Ia tengah mengantarkan pesanan pelanggan seperti biasa.

Namun, situasi di sekitar DPR/MPR RI memanas hingga ricuh, membuat Affan terjebak di tengah kerumunan massa.


Page 2

Menurut penuturan Fachrudin, cucunya sempat menepi untuk menghindari kerusuhan.

Namun, saat massa berlarian akibat gas air mata, mobil Brimob melaju kencang untuk membubarkan kerumunan.

Di situlah Affan menjadi korban dan tewas setelah terlindas kendaraan tersebut.

Baca Juga: Hendropriyono Bongkar Dugaan Aktor Asing Tunggangi Demo DPR!

Video peristiwa ini viral di media sosial, memicu gelombang amarah masyarakat.

Banyak yang menilai tragedi ini sebagai bentuk kelalaian aparat dalam pengamanan aksi.

Kematian Affan membuat institusi Polri harus memberi klarifikasi.

Baca Juga: Demo DPR Ricuh, Warganet Panik! X dan Medsos Lain Tiba-Tiba Sulit Diakses

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyampaikan permintaan maaf resmi.

Kapolri menegaskan bahwa kasus ini akan diusut tuntas secara adil dan transparan, bahkan dengan melibatkan pihak eksternal.

Meski demikian, permintaan maaf itu tak serta merta meredakan kemarahan rekan-rekan sesama driver ojol.

Baca Juga: Garansi The Blues Kembali Garang di Derby London: Prediksi Skor Chelsea vs Fulham

Saat prosesi pemakaman di TPU Karet Bivak, sejumlah driver ojol meneriaki polisi sebagai “pembunuh” dan sempat melampiaskan emosi dengan melempar botol ke arah aparat.


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jakarta kembali diguncang oleh kabar duka yang menimbulkan gelombang kemarahan masyarakat.

Affan Kurniawan, pemuda berusia 21 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol), tewas mengenaskan setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Affan diketahui telah putus sekolah sejak kelas 1 SMK karena keterbatasan ekonomi.

Baca Juga: Peredaran Rokok Ilegal Disikat! Satpol PP Bergerak di Kalibaru

Sang kakek, Fachrudin, mengungkapkan bahwa cucunya terpaksa berhenti sekolah lantaran tidak mampu membayar biaya pendidikan.

“Affan di-DO sama sekolahnya karena nggak mampu bayar. Ijazahnya cuma SMP,” ujar Fachrudin.

Sejak saat itu, Affan berjuang mencari penghasilan dengan menjadi pengemudi ojol.

Baca Juga: Jadwal Debut Megawati di Turki: Manisa BBSK vs Altinordu Live Malam Ini!

Pendapatan yang ia peroleh digunakan untuk membantu kebutuhan keluarga, termasuk adik perempuannya, Wulan.

Affan menjadi tulang punggung setelah sang ayah tidak lagi bekerja.

Pada hari nahas itu, Affan sebenarnya tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United: Saling Gercep Mencari Obat Penyembuh Luka

Ia tengah mengantarkan pesanan pelanggan seperti biasa.

Namun, situasi di sekitar DPR/MPR RI memanas hingga ricuh, membuat Affan terjebak di tengah kerumunan massa.