”Raja” Bom Ikan Dilimpahkan

0
904

Pelimpahan Dikawal Petugas Bersenjata


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Berita Acara Pemeriksaan  (BAP) dua tersangka pengeboman ikan asal Desa Bengkak, Wongsorejo, Amirudin alias Ami, 50, dan Munir, 60, tuntas kemarin. Keduanya  dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi  bersama sejumlah barang bukti kemarin.

Tersangka datang ke kejaksaan pukul 10.30 dan mendapat pengawalan ketat petugas Satpolair Banyuwangi bersenjata laras panjang jenis SS1. Begitu turun dari mobil, keduanya  langsung digiring ke kantor kejaksaan.

Petugas juga terlihat membawa barang bukti berupa dua mesin tempel berkekuatan  40 PK, ikan hasil pengeboman, dan alat menangkap ikan. Dua kapal yang digunakan dalam aksi illegal fishing itu masih  berada di Satpolair Polres Banyuwangi, depan Terminal Sri Tanjung, Ketapang.

Barang bukti lain adalah satu  kapal jenis speed boat mirip kapal  patroli Satpolair. “Ada dugaan  cat speed boat itu dibuat mirip kapal patroli Satpolair untuk memudahkan aksi saat melakukan  pengeboman ikan. Bisa jadi nelayan   lain yang melintas menyangka kapal itu milik aparat,’’   ujar Kasatpolair Banyuwangi,  AKP Basori Alwi, dihubungi tadi malam.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last