“Raja” Bom Ikan Bengkak Keok

0
1082

Polair Amankan  Dua Unit Kapal dan speedboat


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

WONGSOREJO – Kawasan perairan Selat Bali belum steril dari ulah pelaku bom ikan. Sebagian nelayan masih menggunakan potasium untuk menangkap ikan. Pelakunya bukan orang baru. Rusaknya ekosistem laut itu akibat ulah pemain lama.  Sebut saja Amirudin alias Ami, 50. Dia adalah pemain lama bom ikan.

Ami yang merupakan warga Dusun Possumur, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, itu pernah berurusan dengan polisi dalam kasus serupa. Dia pernah dihukum akibat ulahnya mengebom ikan menggunakan potasium.

Pernah mendekam di penjara rupanya tidak membuat Ami kapok. Lagi-lagi pria yang dijuluki ”raja” bom ikan asal Bengkak itu ditangkap  karena menangkap ikan menggunakan potasium.  Dia ditengarai sebagai pelaku serangkaian illegal fishing yang meresahkan nelayan di sekitar Pantai Bangsring.

Dalam aksinya, Ami menggunakan bondet alias bom ikan dalam memburu hal tangkapan. Dalam meringkus pelaku, Polisi Air Banyuwangi butuh tenaga ekstra. Sebab, pria tersebut dikenal licin dalam menjalankan serangkaian aksi pencurian ikan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2