Ratusan Siswa SMPN 1 Banyuwangi Mancal ke Sekolah

0
283

Demi Keselamatan Lalu Lintas, Ajak Siswa SMP Lain Bersepeda

BANYUWANGI – Banyaknya kejadian kecelakaan kendaraan bermotor yang melibatkan siswa usia sekolah, disikapi ratusan siswa dari SMPN 1 Banyuwangi. Keluarga besar SMPN 1 Banyuwangi menggalakkan gerakan berangkat sekolah dengan bersepeda  pagi kemarin (27/1).

Gerakan bersepeda ke sekolah ini dilakukan untuk mendukung keselamatan lalu lintas. Mereka mengajak siswa SMP  lainnya untuk menggunakan sepeda pancal daripada bersepeda motor.  Acara dimulai Sekitar pukul 07.00 pagi kemarin.

Ratusan siswa menggunakan berbagai jenis sepeda berangkat dari SMPN 1 Banyuwangi. Mereka menyusuri rute dari Jalan A Yani ke selatan, kemudian melewati  Jalan Brigjen Katamso. Dari gedung Bank BNI, rombongan belok ke utara melalui jalan Kolonel Sugiono, Jalan  MT Hariyono, hingga melewati Taman Blambangan, dan Taman Sritanjung.

Selanjutnya, mereka belok ke Jalan PB Sudirman dan kembali ke Jalan A Yani menuju SMPN 1 Banyuwangi.  Tak hanya para siswa, kepala sekolah  beserta para guru dan perwakilan Dinas Pendidikan Banyuwangi juga  turut bersepeda pagi itu.

Kepala SMPN 1 Banyuwangi, Samsuddin Ali mengatakan, gerakan yang  mereka awali ini adalah implementasi dari rapat para kepala sekolah dengan  Polres Banyuwangi pekan lalu. Saat  itu, mereka membahas penerapan  UU No 22 Tahun 2009 tentang berlalu lintas.

Dalam hal ini, anak usia SMP sebenarnya belum cukup umur untuk menggunakan kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil. Sebelum gerakan bersepeda dimu- lai, kata Samsuddin Ali, pihak sekolah  terlebih dulu melakukan sosialisasi kepada para siswa. Karena saat itu masih ada beberapa siswa yang membawa  sepeda motor saat pergi ke sekolah.

“Awalnya ada 684 siswa dari 870 total  siswa di SMPN 1 Banyuwangi yang  bersedia untuk menggunakan sepeda ke sekolah. Tetapi ternyata hari ini ada sekitar 700 siswa yang datang. Mereka bersedia dan menyatakan siap berangkat ke sekolah dengan  sepeda,” terangnya.

Samsuddin juga memberikan pengertian kepada para siswa, bahwa  banyak manfaat saat siswa kembali  ke sekolah dengan cara bersepeda. Selain tubuh menjadi sehat, siswa juga bisa rekreasi sambil memandangi lokasi di sekeliling mereka.

“Kita  juga berikan tips kepada para siswa. Terutama bagi yang rumahnya agak  jauh, mereka bisa berangkat lebih pagi. Kita juga prihatin dengan angka kecelakaan yang tinggi melibatkan  pelajar. Jadi kita juga sampaikan ke  siswa bahwa mereka harus cukup usia dulu sebelum bisa menggunakan sepeda motor,” jelasnya.(radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :