Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Resep Rahasia Coto Makassar Terungkap! Warisan Kuliner Bugis yang Wajib Kamu Cicipi Sebelum Menyesal!

radarbanyuwangi.jawapos.com –  Coto Makassar adalah salah satu masakan tradisional yang menjadi kebanggaan warga Sulawesi Selatan. Sup daging sapi yang sarat dengan rempah ini telah menjadi simbol kuliner di Kota Daeng yang tak pernah pudar pesonanya.

Dengan kaldu berwarna cokelat yang menggugah selera dan harum rempah yang sedap, coto Makassar berhasil menarik perhatian setiap orang yang mencobanya.

Masakan ini memiliki latar belakang yang panjang yang sangat terhubung dengan budaya Bugis-Makassar. Dikatakan bahwa coto awalnya diciptakan oleh pedagang Arab yang menetap di Makassar pada abad ke-16.

Mereka memadukan cara memasak khas Timur Tengah dengan bumbu-bumbu lokal Indonesia, menghasilkan kombinasi rasa yang unik dan autentik.

Kunci Kelezatan Coto Makassar

Bahan-Bahan Inti:

  • Daging sapi: 1 kg (kombinasi daging has dalam dan sandung lamur)
  • Jeroan sapi: 500 gram (jantung, paru, limpa, dan usus)
  • Tulang sumsum: 500 gram untuk menciptakan kaldu yang lezat
  • Beras sangrai: 3 sendok makan, sangrai hingga kecokelatan
  • Kemiri: 8 butir, disangrai lebih dulu
  • Ketumbar: 2 sendok teh, sangrai hingga beraroma
  • Jahe: 3 cm, dimemarkan
  • Lengkuas: 4 cm, dimemarkan
  • Serai: 2 batang, dimemarkan
  • Daun jeruk: 5 lembar
  • Daun salam: 3 lembar
  • Garam: secukupnya
  • Gula merah: 2 sendok makan

Bumbu Halus:

  • Bawang merah: 8 siung
  • Bawang putih: 6 siung
  • Cabai merah besar: 5 buah
  • Cabai rawit: 3 buah (sesuai selera)
  • Kunyit: 3 cm
  • Kencur: 2 cm

Langkah-Langkah Pembuatan

Langkah 1: Persiapan Bahan

Bersihkan daging sapi dan jeroan di bawah air yang mengalir. Potong daging menjadi ukuran sekitar 3×3 cm. Jeroan dipotong sesuai jenis – iris jantung tipis, potong paru menjadi kotak kecil, dan potong usus sekitar 2 cm. Rendam dalam air garam selama 30 menit untuk menghilangkan aroma amis.

Langkah 2: Membuat Kaldu

Didihkan tulang sumsum dalam air mendidih selama 10 menit, buang air rebusan yang pertama. Cuci tulang dengan bersih, lalu rebus lagi menggunakan 3 liter air bersih. Tambahkan jahe, lengkuas, serai, dan daun salam. Masak dengan api kecil selama 2-3 jam sampai kaldu berwarna putih susu dan beraroma sedap.

Langkah 3: Pengolahan Daging

Selagi kaldu mendidih, rebus daging sapi dan jeroan secara terpisah. Daging sapi direbus selama 1,5 jam sampai empuk, sementara jeroan cukup direbus selama 45 menit. Angkat dan tiriskan, lalu potong sesuai keinginan.


Page 2

Langkah 4: Pembuatan Bumbu Khusus

Haluskan semua bumbu halus menggunakan blender atau cobek. Sangrai beras hingga berwarna cokelat keemasan, kemudian haluskan bersama kemiri dan ketumbar yang disangrai. Campuran ini menjadi kunci kekentalan dan cita rasa khas coto Makassar.

Langkah 5: Proses Penutupan

Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum dan matang. Masukkan bumbu tumisan ke dalam kaldu, aduk hingga merata. Tambahkan beras sangrai yang telah dihaluskan, daging, dan jeroan. Masak dengan api sedang selama 45 menit. Bumbui dengan garam dan gula merah, cek rasa.

Tips Penyajian

Coto Makassar disajikan dalam mangkuk hangat bersama ketupat atau burasa (ketupat khas Makassar). Taburkan irisan daun bawang dan bawang goreng di atasnya. Lengkapi dengan sambal tauco, kerupuk udang, dan irisan ketimun sebagai pelengkap. Perasan jeruk nipis akan menambah kesegaran yang seimbang dengan rasa gurih kuah coto.

Hidangan ini paling nikmat dinikmati saat masih panas, terutama di pagi hari atau ketika cuaca dingin. Kuah yang kental dan berlemak akan memberikan kehangatan yang meresap ke seluruh tubuh, membuat siapa pun yang menyantapnya merasa puas dan berenergi. ***

  • Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Page 3

radarbanyuwangi.jawapos.com –  Coto Makassar adalah salah satu masakan tradisional yang menjadi kebanggaan warga Sulawesi Selatan. Sup daging sapi yang sarat dengan rempah ini telah menjadi simbol kuliner di Kota Daeng yang tak pernah pudar pesonanya.

Dengan kaldu berwarna cokelat yang menggugah selera dan harum rempah yang sedap, coto Makassar berhasil menarik perhatian setiap orang yang mencobanya.

Masakan ini memiliki latar belakang yang panjang yang sangat terhubung dengan budaya Bugis-Makassar. Dikatakan bahwa coto awalnya diciptakan oleh pedagang Arab yang menetap di Makassar pada abad ke-16.

Mereka memadukan cara memasak khas Timur Tengah dengan bumbu-bumbu lokal Indonesia, menghasilkan kombinasi rasa yang unik dan autentik.

Kunci Kelezatan Coto Makassar

Bahan-Bahan Inti:

  • Daging sapi: 1 kg (kombinasi daging has dalam dan sandung lamur)
  • Jeroan sapi: 500 gram (jantung, paru, limpa, dan usus)
  • Tulang sumsum: 500 gram untuk menciptakan kaldu yang lezat
  • Beras sangrai: 3 sendok makan, sangrai hingga kecokelatan
  • Kemiri: 8 butir, disangrai lebih dulu
  • Ketumbar: 2 sendok teh, sangrai hingga beraroma
  • Jahe: 3 cm, dimemarkan
  • Lengkuas: 4 cm, dimemarkan
  • Serai: 2 batang, dimemarkan
  • Daun jeruk: 5 lembar
  • Daun salam: 3 lembar
  • Garam: secukupnya
  • Gula merah: 2 sendok makan

Bumbu Halus:

  • Bawang merah: 8 siung
  • Bawang putih: 6 siung
  • Cabai merah besar: 5 buah
  • Cabai rawit: 3 buah (sesuai selera)
  • Kunyit: 3 cm
  • Kencur: 2 cm

Langkah-Langkah Pembuatan

Langkah 1: Persiapan Bahan

Bersihkan daging sapi dan jeroan di bawah air yang mengalir. Potong daging menjadi ukuran sekitar 3×3 cm. Jeroan dipotong sesuai jenis – iris jantung tipis, potong paru menjadi kotak kecil, dan potong usus sekitar 2 cm. Rendam dalam air garam selama 30 menit untuk menghilangkan aroma amis.

Langkah 2: Membuat Kaldu

Didihkan tulang sumsum dalam air mendidih selama 10 menit, buang air rebusan yang pertama. Cuci tulang dengan bersih, lalu rebus lagi menggunakan 3 liter air bersih. Tambahkan jahe, lengkuas, serai, dan daun salam. Masak dengan api kecil selama 2-3 jam sampai kaldu berwarna putih susu dan beraroma sedap.

Langkah 3: Pengolahan Daging

Selagi kaldu mendidih, rebus daging sapi dan jeroan secara terpisah. Daging sapi direbus selama 1,5 jam sampai empuk, sementara jeroan cukup direbus selama 45 menit. Angkat dan tiriskan, lalu potong sesuai keinginan.