Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada

ressa-tutup-pintu-maaf-untuk-denada
Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Mediasi antara Ressa Rizky Rosano (24) dan Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan di Pengadilan Negeri Banyuwangi atas perbuatan melawan hukum terkait dugaan penelantaran anak berakhir buntu pada Kamis (26/1/2026).

Seiring dengan gagalnya proses mediasi yang telah berlangsung empat kali tanpa satu kali pun kehadiran Denada itu, pihak Ressa menyatakan menutup pintu damai.

Meski dalam momen tersebut, kuasa hukum Denada membenarkan bahwa Ressa adalah anak Denada dan menyatakan bahwa perempuan kelahiran 19 Desember 1978 tersebut tak pernah tak mengakui Ressa.

Baca juga: Kuasa Hukum Benarkan Ressa Anak dari Denada

“Ketika kemarin saya sudah membuka pintu mediasi dan peluang terjadinya perdamaian di tingkat mediasi serta mengoptimalkan upaya mediasi, sekarang sudah tertutup,” kata kuasa hukum Ressa, Ronald Armada.

Ronald sendiri adalah menantu dari tante Denada, Ratih, yang selama ini merawat Ressa dan turut menjadi penggugat Denada bersama sang suami, Dino.

Ronald menyebutkan bahwa sebelum menutup pintu damai, ia telah mengupayakan berbagai hal, hingga mengajukan pertambahan waktu mediasi.

Baca juga: Kuasa Hukum Klaim Denada Beri Kasih Sayang ke Ressa Sebagai Ibu: Drama Apa Ini?

Namun hingga proses mediasi berakhir, pihak Denada terus bergeming dari upaya-upaya damai yang telah coba ditawarkan, termasuk mediasi melalui video call yang ditawarkan oleh PN Banyuwangi pun tak ditanggapi.

“Sekarang pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan, yang kita harus fight. Kalau fight, ada yang jatuh ada yang tidak. Karena mereka inisiasinya seperti itu, ya monggo,” tegas Ronald.

Ia juga meminta maaf karena opsi terakhir tersebut akhirnya dipilih.

“Mohon maaf mbak Dena. Tidak ada inisiasi saya menjatuhkan sampean. Tetapi sampean yang mengkondisikan dan sampean yang meminta dan memaksa saya bertindak seperti ini,” tandasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal membenarkan bahwa Ressa adalah anak dari Denada. Namun, ia membantah Denada tak mengakui dan menelantarkan Ressa. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang