Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Pelajar di Banyuwangi Ikuti Pesantren Kilat Ramadan Fair BSI

pelajar-di-banyuwangi-ikuti-pesantren-kilat-ramadan-fair-bsi
Pelajar di Banyuwangi Ikuti Pesantren Kilat Ramadan Fair BSI

detik.com

Banyuwangi

Puluhan pelajar dari wilayah lingkar tambang di Banyuwangi mengikuti pesantren kilat yang dipadukan dengan edukasi wawasan umum dan pengenalan industri pertambangan. Kegiatan bertajuk Ramadan Fair 2026 ini digelar oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI) untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan edukatif bagi generasi muda.

Sebanyak 56 peserta dari tujuh sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA di Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta dibagi dalam tiga kelompok (batch) yang masing-masing mengikuti pemusatan kegiatan selama tiga hari, mulai Jumat sore hingga Minggu selepas buka puasa.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dan edukatif. PT BSI juga menyediakan fasilitas akomodasi penginapan serta konsumsi bagi para peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

General Manager of Operations (GM) sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI, Roelly Fransza menyebut, kegiatan ini sebagai pesantren kilat dan edukasi pelajar. Orang nomor satu di site Tujuh Bukit itu menyambut para peserta di Masjid Nuruzdzahab site Tujuh Bukit untuk kemudian buka puasa bersama, tarawih, hingga tadarus.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga melihat generasi muda lingkar tambang yang tidak hanya ingin memperdalam ilmu agama, tetapi juga terbuka untuk memahami dunia industri pertambangan secara lebih utuh,” tutur Roelly Fransza saat menyambut para peserta Ramadan Fair di Masjid Nuruzdzahab site Tujuh Bukit, Senin (9/3/2026).

Selain kegiatan pesantren kilat, para peserta juga memperoleh berbagai materi wawasan umum yang disampaikan di Rumah Pintar, fasilitas pembelajaran luar sekolah gratis yang dikelola oleh PT BSI.

Di tempat tersebut, pemateri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pesanggaran memberikan edukasi tentang bahaya pernikahan dini. Sementara pemateri dari Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggaran menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) bagi generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran tentang tanggung jawab, disiplin, keselamatan, dan integritas, nilai-nilai yang juga menjadi fondasi utama dalam dunia kerja, khususnya operasi pertambangan,” ujar Roelly Fransza.

Tidak hanya itu, para peserta juga mendapat pelatihan membuat konten media sosial, mulai dari teknik pengambilan video hingga proses editing. Materi tersebut disampaikan oleh pengonten profesional.

Untuk mempraktikkan keterampilan tersebut, PT BSI mengajak para peserta mengikuti tur tambang (mine tour) sekaligus mengumpulkan materi konten secara langsung di area pertambangan.

“Semoga pengenalan terhadap pentingnya keselamatan, serta ilmu-ilmu lain yang kalian dapatkan pada pesantren kilat ini dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di mana pun kalian berada,” cetus Roelly Fransza.

Salah satu peserta Ramadan Fair 2026, Raya, mengaku senang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia menyebut banyak pengetahuan baru yang didapat selama mengikuti program tersebut.

“Saya bisa melihat dunia tambang melalui kegiatan mine tour, yang biasanya hanya bisa melihat dari luar. Sekarang saya bisa melihat langsung aktivitas di dalamnya,” ujar siswa SMK PGRI Pesanggaran tersebut.

Sebagai informasi, Ramadan Fair 2026 di site Tujuh Bukit Operations tidak hanya berisi pesantren kilat dan edukasi pelajar. Perusahaan juga menggelar berbagai kegiatan lain bagi karyawan, seperti ibadah dan kebersamaan setiap hari di Masjid Nuruzdzahab, Women, Safety & Creativity di auditorium, serta Sholawat Akbar di Masjid Nuruzdzahab.

20D

(auh/hil)