Rumah Janda Rusak Berat Tertimpa Pohon Ambruk

0
518

rumah-milik-juwariyah-rata-dengan-tanah-setelah-tertimpa-pohon-kelapa-di-dusun-rumping-desa-plampangrejo-kecamatan-cluring-banyuwangi-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

CLURING – Rumah Juwariyah ambruk tertimpa pohon di RT 1-RW 5, Dusun Rumping, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Senin petang  lalu (5/12). Beruntung, saat musibah itu terjadi, perempuan pemilik berusia 54 tahun   itu sedang tidak  berada di rumah.

Rumah milik Juwariyah itu ambruk sekitar pukul 17.30. Saat kejadian, janda itu sedang berada di  rumah. “Rumah mbok Juwariyah itu ambruk tertimpa pohon kelapa, saat ada turun hujan yang disertai angin kencang,” cetus Kepala Desa Plampangrejo, Slamet, 61.

Menurut Slamet, saat rumah milik warganya itu ambruk, warga sekitar langsung geger. Mereka segera gotong royong dengan menyingkirkan pohon kelapa yang menimpa rumah. “Untuk sementara mbok Juwariyah diungsikan ke rumah tetangga,” katanya.

Janda yang rumahnya ambruk tertimpa pohon itu selama ini diketahui tinggal sendiri. Rumahnya terbuat dari gedek bambu dengan  ukuran tujuh meter kali delapan meter. “Dulu tinggal dengan anak dan menantunya, sekarang hanya sendirian,” ungkapnya.

Slamet mengaku rumahnya yang ambruk itu sudah dilaporkan ke kantor kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi. “Warga kompak gotong royong membersihkan rumah mbok Juwariyah,” cetusnya.

Untuk membantu janda itu, Slamet mengatakan pemerintah desa akan mengupayakan mendirikan rumah janda tersebut. “Besok (hari ini) seluruh warga akan kerja bakti mendirikan rumah mbok Juwariyah,” ungkapnya. Kepala BPBD Kabupaten  Banyuwangi, Kusiyadi, saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima informasi ada rumah warga yang ambruk tertimpa pohon itu. Pihaknya juga telah  datang ke lokasi dan memberikan bantuan.

“Sudah kita berikan bantuan sembako untuk pemenuhan gizi selama beberapa hari,” terang Kusiyadi. Kusiyadi mengapresiasi masyarakat yang sigap dan cepat  gotong royong membantu warga yang kesusahan dengan menggelar kerja bakti. “Kami datang  ke sana sudah bersih, warga  gotong royong, ini sangat luar  biasa,” ungkapnya.(radar)

Loading...