Sita Sekilo Ganja Aceh

0
324

Melihat sasaran sudah mulai masuk perangkap, beberapa anggota polisi mengikuti ajakan kedua tersangka. Dengan naik motor, kedua tersangka bersama calon pembeli itu menyusuri jalan menuju Desa Temuasri. “Kita ikuti semua ajakannya,” sebut Watiyo. Setiba di Desa Temuasri sekitar pukul 19.00, mereka berhenti di tepi jalan. Tidak jauh dari tempat itu, ada pohon asam yang ukurannya agak besar.

“Kardus yang berisi ganja dan empat bungkus jamu itu oleh tersangka ini disimpan di bawah pohon asam tersebut,” ungkap Watiyo. Melihat barang bukti sudah ada di depan mata, polisi langsung menangkap kedua tersangka. Tetapi, Suharto yang sempat ditahan dalam kasus perjudian itu malah kabur. Anggota Satnarkoba terpaksa memberi tembakan peringatan ke udara. “Kita terpaksa memberi tembakan peringatan karena Suharto lari saat akan ditangkap,” dalih Kasatnarkoba Watiyo.

Dalam keterangannya kepada polisi, Suharto mengaku baru kali ini mendapatkan narkoba jenis ganja. Barang tersebut, jelas dia, berasal dari Kodijah yang dikirim ke rumahnya. “Ganja ini hasil kiriman dari Lhokseumawe, Aceh,” katanya. Saat ditangkap polisi, Suharto mengaku akan mengan- tar ganja itu kepada salah satu calon pembeli. Tetapi sial, transaksi belum dilaksanakan, mereka sudah ditangkap. “Saya baru kali ini menjual ganja,” cetusnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Banyuwangi Sabet Penghargaan Tertinggi untuk Kabupaten Sehat