Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kecelakaan lalu lintas tragis mengguncang warga Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Insiden maut tersebut terjadi di ruas jalan nasional Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di depan lapangan Desa Alasbuluh, Dusun Krajan II, pada Selasa pagi (13/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam peristiwa nahas ini, satu orang anak dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara dua korban lainnya mengalami luka serius.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi H 3946 AJ dengan sebuah truk Fuso bernomor polisi B 9600 XQ. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh seorang ibu rumah tangga, Indah Dwi Lestari (40), yang saat itu membonceng dua anaknya.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan melalui Kanit Lantas Polsek Wongsorejo, Moh. Anwar, menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi.
“Kecelakaan terjadi saat sepeda motor Yamaha Mio melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga memotong jalan dari arah timur ke barat. Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melaju truk Fuso yang dikemudikan Budiono (50), yang sedang mendahului sebuah truk diesel lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya,” terang Anwar.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan keras pun tak dapat dihindari. Sepeda motor beserta pengendara dan penumpangnya terseret di atas aspal sejauh beberapa meter, mengundang kepanikan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Akibat kecelakaan itu, Reynand Farrel Anindito (7), salah satu penumpang sepeda motor, meninggal dunia di TKP dengan luka berat di bagian kepala dan dada. Sementara pengendara sepeda motor, Indah Dwi Lestari, serta penumpang lainnya, Nafasyah Alicia (6), mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Wongsorejo. Karena kondisi korban cukup serius, keduanya kemudian dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hasil pemeriksaan awal pihak kepolisian menyebutkan bahwa kondisi jalan dan cuaca saat kejadian dalam keadaan baik. Aspal jalan dinilai layak, cuaca cerah, serta penerangan pagi hari cukup memadai. Faktor kendaraan juga dinyatakan nihil.
“Dugaan sementara penyebab kecelakaan mengarah pada faktor manusia, yakni kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintas di lokasi kejadian,” tambah Anwar.
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polsek Wongsorejo guna penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur padat dan rawan kecelakaan, demi mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya.
(Venus Hadi)







