Tak Ikut Ujian Susulan, Siswa Sakit di-DO

0
300

GENTENG – IW Rafel Permana Putra, siswa SD yang tidak bisa mengikuti ujian nasional (unas), akhirnya benar-benar di-DO (drop out). Sebab, siswa MI Nurul Huda, Desa Jenisari, Kecamatan Genteng, itu tidak mengikuti ujian susulan yang dijadwalkan Senin hingga Rabu kemarin. Usut punya usut, hingga kini dia masih sakit dan tengah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Malang. Walhasil, Pejabat Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Kecamatan Genteng terpaksa meminta siswa tersebut mengikuti ujian nasional tahun depan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

“Karena tidak ikut ujian susulan, siswa itu terpaksa kami DO,” tegas kepala UPTD Genteng, Machsun, kemarin. Menurut Machsun, dari laporan kepala sekolah yang bersangkutan, siswa tersebut memang masih belum sembuh dari sakit yang diderita. Akhirnya, ditarik kesimpulan bahwa yang bersangkutan benar- benar tidak bisa mengikuti ujian lantaran situasi yang tidak memungkinkan. “Kita sudah berusaha maksimal, tapi tetap tidak bisa,” sesalnya. Nah, setelah diketahui tidak bisa mengikuti ujian susulan, masih kata Machsun, orang tua yang bersangkutan dimintai keterangan.

Pihaknya meminta kesadaran mereka agar legawa anaknya mengulang di tahun depan. “Orang tuanya sudah membuat surat pernyataan. Kita doakan mudah-mudahan siswa itu lekas sembuh,” harapnya. Seperti diketahui, hari pertama unas sekolah dasar di Kecamatan Genteng, IW Rafel Permana Putra, siswa MI Nurul Huda, Desa Jenisari, tidak bisa ikut. Sebab, siswa tersebut sakit dan harus dibawa ke sebuah rumah sakit di Malang. Sebelumnya, siswa tersebut juga tidak mengikuti ujian akhir yang diselenggarakan sekolah. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2