Tikungan Desa Balak Rawan Laka

0
799

tikunganSOGGON – Jalan raya di Dusun Derwono, Desa Balak, Kecamatan Songgon, ini rawan terjadi kecelakaan. Jalan dengan tikungan letter S itu, ternyata sangat minim dengan rambu-rambu lalu lintas. Kecelakaan yang menewaskan seorang remaja asal Desa Tambang, Kecamatan Kabat, Rabu sore (4/3), ternyata satu dari sekian kecelakaan yang terjadi di jalur maut tersebut.

Kecelakaan di tikungan itu sering terjadi,” cetus Pramono, 40, warga setempat. Menurut Pramono, bukan hanya rambu lalu lintas yang minim. Di sekitar tikungan itu, lampu penerangan dinilai juga sangat kurang. “Tikungannya sangat tajam dan seperti huruf S, jadi bahaya sekail. Warga yang melewati tikungan itu, harap lebih berhati-hati,” ungkapnya. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, jelas dia, warga sudah mengantisipasi dengan mengalah agak mundur dari bahu jalan saat membangun.

Selain itu, pemilik bangunan di tikungan juga memberi tembok pembatas. “Di sini dulu rata dengan jalan, sekarang agak ditingkat agar kalau ada motor yang bablas tidak nyelonong masuk ke toko,” ujar Harun 30, pemilik toko di tikungan jalan tersebut. Harun sependapat dengan Pramono yang menyebut salah satu faktor penyebab pengendara motor atau mobil mengalami kecelakaan di daerah itu, karena minimnya rambu lalu limas.

Apalagi di jalan desa itu jlka malam gelap. “Kalau malam hari yang belum pernah lewat sini, biasanya bablas dan menabrak.” ungkapnya. Warga sudah sering mengusulkan agar tikungan tajam dijalan itu di beri tanda atau rambu. Tapi sayang, yang hanya pemberian berupa tanda panah yang ditempelkan di pojok itu pun hanya dari arah timur (Rogojampi), sementara yang dari arah barat (Songgon) belum ada. Minimal 100 meter sebelum tikungan harusnya sudah dipasang rambu peringatan,” cetusnya. (radar)