Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tol Prosiwangi Dibangun, Rumah Warga hingga Makam Umum di Banyuwangi Dipastikan Terdampak

tol-prosiwangi-dibangun,-rumah-warga-hingga-makam-umum-di-banyuwangi-dipastikan-terdampak
Tol Prosiwangi Dibangun, Rumah Warga hingga Makam Umum di Banyuwangi Dipastikan Terdampak

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan jalan tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) dipastikan membawa dampak luas, tidak hanya dari sisi ekonomi dan konektivitas wilayah, tetapi juga pada aspek sosial dan lingkungan masyarakat.

Sejumlah fasilitas umum hingga lahan milik warga di Banyuwangi dipastikan terdampak dan harus direlokasi.

Tak hanya rumah warga, proyek strategis nasional tersebut juga akan menyentuh berbagai properti publik.

Mulai dari masjid, sekolah, hingga lahan pemakaman umum (TPU) yang berada di jalur trase tol Prosiwangi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Pejabat Pembuat Kebijakan Pengadaan Tanah Jalan Tol Prosiwangi Seksi III, Pungki Enggar.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema penanganan bagi seluruh aset yang terdampak pembangunan tol tersebut.

“Selain ganti rugi dari properti milik warga, pemerintah juga akan melakukan relokasi terhadap fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan tanah makam yang terdampak pembangunan jalan tol Prosiwangi,” tegas Enggar.

Menurutnya, proses pengadaan tanah tidak hanya berfokus pada lahan milik pribadi, tetapi juga mencakup aset sosial dan keagamaan yang selama ini digunakan masyarakat.

Oleh karena itu, penanganannya akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan aspek sosial dan kearifan lokal.

Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan lokasi pasti tempat pemakaman umum yang akan terdampak dan direlokasi.

Penentuan tersebut masih menunggu hasil pemetaan detail trase dan pendataan lapangan yang sedang berlangsung.

“Untuk makam yang terdampak, masih dalam tahap identifikasi. Nanti akan disampaikan secara resmi setelah data lengkap,” jelasnya.

Pembangunan ruas jalan tol Prosiwangi di wilayah Banyuwangi sendiri akan dimulai dari Desa Bajulmati hingga Kelurahan Bulusan.

Total panjang ruas tol ini mencapai 32,26 kilometer dan menjadi bagian akhir atau ruas pamungkas dari jaringan Tol Trans Jawa yang menghubungkan wilayah barat hingga ujung timur Pulau Jawa.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan jalan tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) dipastikan membawa dampak luas, tidak hanya dari sisi ekonomi dan konektivitas wilayah, tetapi juga pada aspek sosial dan lingkungan masyarakat.

Sejumlah fasilitas umum hingga lahan milik warga di Banyuwangi dipastikan terdampak dan harus direlokasi.

Tak hanya rumah warga, proyek strategis nasional tersebut juga akan menyentuh berbagai properti publik.

Mulai dari masjid, sekolah, hingga lahan pemakaman umum (TPU) yang berada di jalur trase tol Prosiwangi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Pejabat Pembuat Kebijakan Pengadaan Tanah Jalan Tol Prosiwangi Seksi III, Pungki Enggar.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema penanganan bagi seluruh aset yang terdampak pembangunan tol tersebut.

“Selain ganti rugi dari properti milik warga, pemerintah juga akan melakukan relokasi terhadap fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan tanah makam yang terdampak pembangunan jalan tol Prosiwangi,” tegas Enggar.

Menurutnya, proses pengadaan tanah tidak hanya berfokus pada lahan milik pribadi, tetapi juga mencakup aset sosial dan keagamaan yang selama ini digunakan masyarakat.

Oleh karena itu, penanganannya akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan aspek sosial dan kearifan lokal.

Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan lokasi pasti tempat pemakaman umum yang akan terdampak dan direlokasi.

Penentuan tersebut masih menunggu hasil pemetaan detail trase dan pendataan lapangan yang sedang berlangsung.

“Untuk makam yang terdampak, masih dalam tahap identifikasi. Nanti akan disampaikan secara resmi setelah data lengkap,” jelasnya.

Pembangunan ruas jalan tol Prosiwangi di wilayah Banyuwangi sendiri akan dimulai dari Desa Bajulmati hingga Kelurahan Bulusan.

Total panjang ruas tol ini mencapai 32,26 kilometer dan menjadi bagian akhir atau ruas pamungkas dari jaringan Tol Trans Jawa yang menghubungkan wilayah barat hingga ujung timur Pulau Jawa.