Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tol Prosiwangi Jadi Motor Ekonomi Tapal Kuda, Ini Pihak-Pihak yang Diuntungkan

tol-prosiwangi-jadi-motor-ekonomi-tapal-kuda,-ini-pihak-pihak-yang-diuntungkan
Tol Prosiwangi Jadi Motor Ekonomi Tapal Kuda, Ini Pihak-Pihak yang Diuntungkan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalan Tol Probolinggo–Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) bukan sekadar proyek infrastruktur sebagai ujung paling timur jaringan Tol Trans Jawa.

Lebih dari itu, tol yang akan menghubungkan wilayah Probolinggo hingga Banyuwangi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.

Dari masyarakat umum hingga pelaku usaha, dari pemerintah daerah hingga investor, banyak pihak yang diperkirakan akan merasakan dampak positif keberadaan Tol Prosiwangi.

Namun demikian, manfaat besar tersebut hanya bisa terwujud apabila satu syarat utama terpenuhi, yakni tarif tol yang tetap terjangkau serta pemerataan manfaat bagi masyarakat kecil.

Jika dikelola dengan tepat, Tol Prosiwangi akan memberikan manfaat ekonomi secara langsung maupun tidak langsung.

Berikut sejumlah pihak yang diproyeksikan diuntungkan dengan hadirnya jalan tol ini.

Masyarakat Umum: Perjalanan Lebih Cepat dan Nyaman

Bagi masyarakat pengguna jalan, Tol Prosiwangi akan memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan.

Perjalanan darat dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang selama ini memakan waktu berjam-jam melalui jalur pantura diperkirakan bisa ditempuh jauh lebih singkat.

Selain itu, akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Banyuwangi juga akan semakin mudah.

Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, hingga Taman Nasional Baluran akan lebih cepat dijangkau oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Dari sisi keselamatan, jalan tol dinilai lebih aman dibandingkan jalan nasional yang kerap padat, rawan kecelakaan, dan bercampur dengan kendaraan berat serta lalu lintas lokal.

Pelaku Usaha dan Logistik: Efisiensi dan Daya Saing

Bagi pelaku usaha dan sektor logistik, Tol Prosiwangi membuka peluang efisiensi besar.


Page 2


Page 3

Dengan jalur distribusi yang lebih cepat, biaya logistik diperkirakan bisa ditekan hingga 10–20 persen.

Kawasan industri di Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi akan lebih mudah memperoleh bahan baku dan menyalurkan produk ke pasar regional maupun nasional. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri lokal.

Manfaat tersebut juga dirasakan oleh petani dan nelayan. Produk pertanian, hortikultura, serta hasil laut dari Situbondo dan Banyuwangi dapat lebih cepat sampai ke pasar besar seperti Surabaya dan Jakarta, sehingga mengurangi risiko kerusakan akibat perjalanan panjang.

Pemerintah Daerah dan Pusat: Pemerataan Ekonomi

Dari sisi pemerintah, kehadiran Tol Prosiwangi diyakini mampu mendorong pemerataan pembangunan.

Wilayah yang selama ini kurang berkembang akibat keterbatasan akses transportasi berpeluang tumbuh lebih cepat.

Pemerintah daerah juga berpotensi menikmati peningkatan pendapatan dari sektor pajak, retribusi, serta masuknya investasi baru.

Di sektor pariwisata, akses yang lebih cepat dan nyaman menjadi nilai tambah untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pengembang Properti dan Investor: Peluang Baru

Tol Prosiwangi juga membuka peluang besar bagi pengembang properti dan investor.

Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan, nilai tanah di sekitar jalur tol cenderung meningkat seiring tumbuhnya kawasan permukiman, kawasan industri, dan pusat bisnis baru.

Peluang investasi pun terbuka lebar, mulai dari pembangunan perumahan, rest area, SPBU, hingga hotel dan kawasan komersial di sekitar pintu tol.

Operator Jalan Tol: Sumber Pendapatan Baru

Bagi operator, dalam hal ini PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, Tol Probowangi menjadi sumber pendapatan jangka panjang dari tarif tol yang dibayarkan pengguna.

Selain itu, operator juga berpotensi memperoleh keuntungan tambahan dari pengembangan infrastruktur pendukung, seperti rest area, SPBU, dan fasilitas komersial lainnya di sepanjang jalur tol.