Usul Pimpinan DPRD Terkatung

0
309

usulAda Perbedaan Nama, Gubernur Belum Bisa Menerima
BANYUWANGI – Keputusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Banyuwangi mengusulkan nama pimpinan definitif dewan yang tidak sesuai rekomendasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Jatim berbuntut panjang. Gara-gara hal itu, usul nama-nama pimpinan dewan yang diajukan DPRD Banyuwangi ditolak Gubernur Jatim, Soekarwo. Akibatnya, pelantikan pimpinan DPRD Banyuwangi belum bisa dilakukan. Dampak lebih lanjut, pembentukan alat-alat kelengkapan lembaga wakil rakyat tingkat Kabupaten tersebut juga tidak bisa dilakukan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sehingga, para anggota dewan yang terhormat itu belum bisa melakukan tugas sebagai wakil rakyat secara optimal. Pimpinan Sementara DPRD Banyuwangi, Joni Subagio mengatakann, surat usul pimpinan definitif DPRD Banyuwangi kepada Gubernur Jatim ditolak. Kabar penolakan tersebut dia terima dari Sekretaris Pemerintah Provinsi Jatim kemarin (29/9). “Penolakan terjadi karena satu pimpinan, yakni dari PD, tidak mendapat induk organisasinya, dalam hal ini DPD PD Jatim,” ujarnya. 

Dinyatakan, DPRD mengusulkan empat nama dari empat partai politik (parpol) peraih suara terbanyak Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 tingkat Banyuwangi untuk menempati pos pimpinan lembaga dewan. Empat calon pimpinan dewan itu adalah I Made Cahyana Negara (PDIP). Joni Subagio (PKB), Ismoko (Golkar), dan Yusieni (PD). DPRD mengusulkan nama Yusieni menjadi salah satu unsur pimpinan dewan setelah mendapat surat pengajuan nama calon pimpinan dari DPC PD “Usul pimpinan asal PD tersebut ditolak gubernur” kata dia.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
BPKP Jatim Gelar Rapat Kerja di Banyuwangi