Disambar KA Pandanwangi, Seorang Nenek Tewas Mengenaskan

0
258
Korban Armani saat dievakuasi

BANYUWANGI – Seorang nenek tertabrak Kereta Api Pandan Wangi jurusan Jember-Banyuwangi, di KM 8+7, Lingkungan Sukorejo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, Rabu malam (25/10/2017).

Korban yang diketahui bernama Armani (67) warga lingkungan Watu Buncul RT 03 RW 01 kelurahan Boyolangu, kecamatan Giri, Banyuwangi, ditemukan warga tergeletak di semak-semak di dekat rel di kawasan desa setempat, dengan kondisi sangat mengenaskan.

Loading...

Menurut keterangan polisi, kecelakaan yang terjadi, Rabu (25/10/2017) tersebut bermula saat korban yang sudah pikun berjalan-jalan dekat rel.

Tanpa disadari dari arah timur melaju Kereta Api jurusan Banyuwangi – Jember, korban yang posisinya terlalu dekat dengan rel akhirnya tersambar kereta Hingga terpental dan meninggal dunia.

Oleh Polisi, Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan visum.

“Kami menduga pendengaranya korban sedikit terganggu, Sehingga korban tidak mendengar klakson kereta. Korban mengalami luka parah dibagian kepala, kaki dan tangan juga patah, ” ungkap Kanit Laka Polres Banyuwangi, IPTU Budi Budi Hermawan.

Sementara itu Humas PT KAI Daop 9 Jember, Lukman Arif membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut, menurut Lukman masinis KA 453 Pandawanwangi sudah memberi peringatan, namun korban tak mengindahkan peringatan tersebut.

“Kami minta kepada masyarakat agar tidak berjalan di sepanjang rel kereta. Sangat berbahaya. Semoga tidak terjadi lagi,” ungkap Lukman Arif, Kamis (26/10/2017).

loading...