Kiai Masih Alergi Konten Video

0
123
Pakar IT dari UIN Sunan Ampel, Surabaya, Abdul Hamid

GENTENG – Konten ceramah bernuansa keagamaan yang mengarah radikalisme, saat ini cukup marak di media social. Sedang kalangan pesantren yang menjadi rujukan Islam moderat, justru masih kurang menampilkan konten Islam yang sesuai dengan kultur Nusantara. Padahal jumlah pondok pesantren di Indonesia itu sangat banyak.

Loading...

Hal itu disampaikan pakar IT dari UIN Sunan Ampel, Surabaya, Abdul Hamid, dalam acara madrasah literasi yang diikuti perwakilan pesantren di aula Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Kebunrejo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Gengteng kemarin (15/10).

Menurut Hamid, dari data yang dikumpulkan kekalahan paling tinggi itu berada di sektor unggahan video di Youtube. Sebagian besar video ceramah, di dominasi konten yang condong pada gerakan ekstrim.

Sedang untuk postingan di platfomt medsos, seperti Instagram atau facebook, kondisinya hampir berimbang. “Konten YouTube masih kalah, kalau Instagram lumayan berimbang, jelasnya.

Padahal, jelas dia, kiai atau kegiatan pengajian di pondok pesantren yang menyampaikan materi kebangsaan, atau fikih masyarakat yang lebih moderat itu sangat banyak. Hamid berharap ceramah itu bisa diviralkan. Kalangan muda pesantren harus lebih getol mengumpulkan ceramah kiainya dan diunggah di YouTube.(radar)

loading...