Semalam Tiga Kecelakaan Terjadi di Banyuwangi

0
246
Loading...
Korban Kecelakaan Kendaraan Bermotor Tergeletak Dijalan, Minggu dini hari (24/12)

BANYUWANGI – Hanya dalam kurun waktu semalam, terjadi 3 kasus kecelakaan kendaraan bermotor di wilayah Banyuwangi kota dengan menelan korban jiwa, pada Sabtu malam (23/12) hingga Minggu dini hari (24/12).

Dari pantauan di lapangan, awalnya kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Jalan MH.Thamrin Lingkungan Gentengen Kelurahan Pengantigan. Dimana, sepeda motor Honda Vario bernopol DK 5760 EW di kemudikan oleh Hamid Ridwan (21) warga Lingkungan Kampung Arab Kelurahan Lateng dengan membonceng Rizki (22) warga Kelurahan Kampung Mandar menabrak salah satu pohon besar.

Sepeda motor tersebut melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi, sementara keduanya dalam kondisi mabuk. Dan di duga hilang keseimbangan karena mabuk berat, sepeda motor yang mereka kendarai menabrak pohon hingga keduanya terpental ke tengah jalan.

Korban Rizki mengalami gegar otak berat setelah kepalnya terbentur aspal jalan. Sedangkan korban Hamid Ridwan mengalami patah tulang pada tangannya.

Selang beberapa lama, terjadi kecelakaan kendaraan bermotor di kawasan jalan Basuki Rahmat tepatnya di depan SDN Lateng. Sepeda motor yang di kendarai Bondan (20) warga Lingkungan Tanjung Kelurahan Klatak terlindas Bus Damri jurusan Bali dan hendak menuju ke Jember, dengan membawa 40 orang penumpang.

Korban meninggal dunia di TKP dengan mengalami cidera kepala berat dan patah tulang kaki kiri serta trauma barang otak. Untuk selanjutnya, seluruh korban tersebut di larikan ke RSUD Blambangan Banyuwangi.

“Yang menyebabkan korban meninggal dunia adalah cidera kepala berat tersebut hingga terjadi trauma pada batang otaknya,” ungkap Salah satu tim medis di ruang IRD RSUD Blambangan Banyuwangi, Inti Bawono.

Selang 1 jam, kembali terjadi kecelakaan kendaraan bermotor di kawasan Jalan DI Panjaitan perbatasan Kelurahan Lateng dengan Kelurahan Temenggungan. Mobil Toyota bernopol B 1307 NF menabrak sepeda motor honda vario bernopol P 6196 VB yang di kendarai Putra dan Rendi.

Mobil tersebut melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi, sedangkan sepeda motor tersebut dari arah utara hendak berbelok ke barat. Melihat adanya mobil dari timur, keduanya justru tetap melajukan sepeda motornya ke arah barat.

Dan di duga karena jarak mobil terlalu dekat, hingga terjadilah kecelakaan bermotor tersebut. Yang menyebabkan kedua pengendara sepeda motor mengalami luka berat. Dari pantauan dilapangan, saat kejadian kedua korban dalam kondisi mabuk berat setelah pesta miras bersama teman temannya.(radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :