14 Kunker Dewan Selama 6 Bulan

0
213

BANYUWANGI – Lagi-lagi anggota DPRD Banyuwangi beramai-ramai melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke ibu kota. Kali ini, separo anggota dewan “boyongan” ke Jakarta untuk melakukan konsultasi terkait rancangan peraturan daerah (raperda) laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari catatan Jawa Pos Radar Banyuwangi, kunker DPRD Banyuwangi kali ini merupakan kunker yang ke 14 dalam enam bulan terakhir. Khusus tahun 2012 ini, diperkirakan masih ada lagi agenda kunker yang akan mereka lakukan. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, sebanyak 25 anggota DPRD Banyuwangi yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) bertolak ke Jakarta sejak Senin malam kemarin (18/6).

Agenda kunker kali ini adalah melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. “Anggota Banggar akan berada di Jakarta selama dua hari, yakni Selasa (19/6) dan Rabu (20/6),” ujar sumber tepercaya koran ini kemarin (19/6).

Sumber yang enggan namanya dikorankan itu menyebut, usai konsultasi, anggota Banggar DPRD akan langsung melaksanakan rapat finalisasi bersama eksekutif Kamis mendatang (21/6). Sehari berselang, yakni Jumat mendatang (22/6), raperda laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2011 akan dibahas dalam rapat paripurna.

Nah, raperda yang akan disahkan menjadi perda oleh legislatif dan eksekutif Banyuwangi itu akan dikirim ke Gubernur Jawa Timur untuk disetujui. “Kapan persetujuan oleh gubernur itu turun, waktunya tidak dapat ditentukan,” papar sumber tersebut. Dikonfirmasi melalui pesan singkat ke telepon seluler, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Adil Achmadiyono, membenarkan bahwa 25 anggota Banggar DPRD sedang berkonsultasi ke Jakarta. “Benar.

Konsultasi itu terkait pendalaman pembahasan raperda laporan pertanggungjawaban bupati atas melaksanakan APBD 2011,” terangnya. Adil merinci, anggota Banggar dibagi tiga kelompok. Kelompok pertama berkonsultasi ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Keuangan Daerah Kemendagri dan Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu.

Agenda kelompok kedua adalah berkonsultasi ke Ditjen Fasilitasi Dana Perimbangan Kemendagri dan Ditjen Pembiayaan dan Kapasitas Daerah Kemenkeu. “Kelompok ketiga melakukan konsultasi ke Ditjen Anggaran Daerah Kemendagri dan Ditjen Dana Perimbangan Kemenkeu,” jelasnya. Menurut Adil, konsultasi Banggar itu dilaksanakan kemarin sampai hari ini.

“Pelaksanaannya hari Selasa dan Rabu besok (hari ini, Red),” pungkasnya. Sementara itu, meski hanya separo anggota dewan yang berangkat ke Jakarta, tapi kondisi kantor DPRD Banyuwangi tampak lengang kemarin (19/ 6). Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, tidak tampak satu pun aktivitas berarti yang dilakukan wakil rakyat di gedung yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto, Banyuwangi, tersebut kemarin.

Sekadar diketahui, dari awal tahun ini, puluhan anggota DPRD sudah belasan kali menggelar kunker, di antaranya konsultasi ke Kemendagri, Kemenkeu, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dilakukan anggota Komisi I dan Komisi III DPRD Banyuwangi bulan lalu (31/5). Di bulan yang sama, anggota Komisi II dan Komisi IV DPRD juga melakukan konsultasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), Dinas Koperasi Jatim, dan beberapa instansi lain. “Mereka konsultasi terkait tugas di dewan,” ujar Adil kala itu. (radar)

Loading...