30 Balita Disuntik Imunisasi

0
246
PENANGGULANGAN : Seorang balita disuntik imunisasi di Pendapa Kecamatan Srono, kemarin.

Bupati Canangkan Sub Pin Difteri


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SRONO–Pemkab Banyuwangi mulai mengantisipasi bahaya penyakit difteri, yang menyerang balita dan anak-anak. Kemarin pagi (12/11), pencanangan Sub Pin Difteri digelar di Kantor Kecamatan Srono. Pelaksanaan suntik imunisasi terhadap balita usia dua bulan hingga anak 15 tahun itu bakal digeber mulai 12 hingga 24 November 2012.

Langkah antisipasi tetap gencar dilakukan, meski penderita difteri di Banyuwangi terbilang rendah dibandingkan kabupaten/kota lain. “Pada tahun 2012 ini, ada 16 kasus di Banyuwangi dan satu meninggal dunia,’’ ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, dr Wudji Lestariono, kemarin.

Dijelaskan, kegiatan suntik imunisasi tambahan tersebut tersebar di semua sub pin di Kabupaten Banyuwangi. Rinciannya, total 2.250 sub pin plus sekolahsekolah mulai dari PAUD, SD, hingga SMP. “Kita sudah menyiapkan tenaga vaksinator sebanyak 839 orang,’’ jelas dokter yang akrab disapa Rio itu dalam kata sambutannya.

Pelaksanaan imunisasi tambahan tersebut, lanjut Rio, dimulai pada pukul 08.00 sampai 12.00. Selama 12 hari itu, pihaknya menargetkan jumlah anak yang disuntik mencapai 342 ribu orang. “Semoga anak-anak kita terbebas dari penyakit difteri,’’ harapnya. Penyakit difteri, terang dia, berupa penyumbatan pernafasan. Penyakit itu juga bisa melemahkan otot-otot pada jantung.

Dua hal inilah yang bisa menimbulkan kematian,’’ paparnya. Acara pencanangan sub pin tersebut dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Bupati membuka secara resmi pelaksanaan sub pin tersebut dengan melepas balon sebagai tanda usai memberikan kata pengarahan. Setelah itu, bupati bersama istri yang sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi Ipuk Festiandani menyaksikan proses suntik pertama kepada balita di pendapa kecamatan.

Sebagai awal pelaksanaan, tiga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di wilayah Kecamatan Srono ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ketiganya adalah Puskemas Parijatah Kulon, Wonosobo, dan Kebaman. “Suntik vaksinasi untuk mencegah penyakit ini gratis alias tidak ada biaya,’’ ungkap Kepala Puskemas Wonosobo, Mujito, SKM,MMkes. Kemarin pagi, mayoritas camat hadir dalam pencanangan tersebut. Jajaran kepala desa se-Kecamatan Srono dan kepala UPTD juga berada di tengah-tengah acara tersebut. “Hari ini (kemarin, Red), ada 30 balita yang kita suntik,’’ ungkap Mujito. (radar)

Loading...

APLIKASI PAYROLL HRD YANG SIMPEL DAN MUDAH

APLIKASI PAYROLL HRD YANG SIMPEL DAN MUDAH

Apakah anda pemilik usaha yang masih menggunakan manual (Excel) untuk perhitungan absensi, gaji, pajak, BPJS dan laporan?? Dan apakah Human…
05/24/2018
DKI Jakarta