63 CPNS Dipanggil Ikut Prajabatan

0
146

63BANYUWANGi – Setelah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). sebanyak 1.045 CPNS honorer K2 dipanggil Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) untuk mengikuti diklat prajabatan. Hanya kegiatan diklat prajabatan itu tidak dilakukan bersamaan, tapi dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama, BKD hanya memanggil 63 orang CPNS.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari 63 orang yang dipanggil itu, 50 orang dari golongan II dan 13 orang CPNS dari golongan satu. “Jumat besok 63 orang itu akan kita panggil untuk menerima penjelasan pelaksanaan diklat prajabatan sebagai syarat di angkat menjadi PNS,” ungkap Kepala BKD Sih Wahyudi melalui Kabid Diklat Niniek Endah P. CPNS yang dipanggil mengikuti diklat prajabatan itu berasal dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan. Kelurahan Singonegaran, dan RSUD Genteng.

Mereka rencananya akan berangkat untuk mengikuti diklat prajabatan di Pusdiklat Watu Kasek. Mojokerto. Untuk golongan ll akan mengikuti diklat pada tanggal l hingga 6 Februari dan golongan lI pada tanggal 22-28 Februari. Niniek mengungkapkan, pemanggilan mengikuti diklat prajabatan dilakukan secara bertahap kepada semua CPNS yang telah memperoleh SK CPNS.

Pemanggilannya pun disesuaikan dengan kuota yang disediakan Badan Diklat Pusat. Untuk pemanggilan awal ini terdapat 50 golongan dua, 13 golongan satu dan enam orang titipan dari Provensi Jawa Timur. Niniek menyebutkan untuk CPNS golongan dua sebanyakso berasal dari Dinas Pendidikan. Sedangkan 13 CPNS golongan satu masing-masing 10 orang berasal dari Dinas Pendidikan, tiga orang lainnya masing-masing berasal dari Dinas Kesehatan, Kelurahan Singonegaran dan RSUD Genteng.

“Mereka ini dipanggil setelah lulus validasi data dan sesuai pertimbangan BKD Banyuwangi,” ungkap Niniek. Pemanggilan diprioritaskan atas dasar pertimbangan usia, formasi tahun pengangkatan dan CPNS yang sedang hamil tua. “Kegiatan diklat wajib diikuti CPNS yang ingin menjadi PNS,” kata Niniek. Pemanggilan para CPNS untuk mengikuti diklat pra jabatan itu, kata Niniek, kemungkinan bisa dilakukan setiap minggu sesuai kuota yang disediakan dari pusat.

BKD menargetkan keseluruhan CPNS yang sudah mendapat SK pada tahun ini akan dituntaskan mengikuti diklat prajabatan. Sementara itu, ratusan CPNS kemarin (21/1) mendatangi kantor BKD Banyuwangi untuk memverifikasi berkas mereka. Proses itu dilakukan untuk menentukan besaran tunjangan yang akan diperoleh CPNS berdasar tanggungan keluarga. “Persyaratannya membawa SK CPNS, surat nikah, akta kelahiran, Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), terakhir tanggal 22 besok,” terang Niniek. (radar)

Loading...