sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa daerah.
Di Kecamatan Srono, dua unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meskipun bagian atap rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.
Dua rumah yang terdampak masing-masing berada di Desa Sumbersari dan Desa Sukomaju, Kecamatan Srono.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Sektor Srono, Hari Siswanto, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 13.20 WIB.
Begitu menerima laporan, tim Damkarmat langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 13.20. Setelah itu kami langsung menuju tempat kejadian perkara bersama petugas gabungan dari kepolisian, TNI, serta pihak kecamatan,” ujar Hari Siswanto.
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan diketahui milik Teguh Abadi, 60, warga Desa Sukomaju, Kecamatan Srono. Rumah tersebut tertimpa pohon jati yang tumbang akibat angin kencang.
Pohon jati berukuran cukup besar itu roboh dan menimpa bagian belakang rumah milik Teguh sehingga menyebabkan bagian atap mengalami kerusakan.
Selain itu, satu rumah lainnya yang mengalami kerusakan adalah milik Warsito, 46, warga Desa Sumbersari, Kecamatan Srono.
Rumah Warsito tertimpa pohon sukun yang tumbang di bagian depan samping rumah. Akibat kejadian itu, bagian atap rumah juga mengalami kerusakan.
“Kedua rumah mengalami kerusakan di bagian atap setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang,” jelas Hari.
Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas Damkarmat bersama aparat gabungan dan warga sekitar langsung melakukan penanganan darurat.
Page 2
Petugas memotong batang dan ranting pohon yang menimpa rumah warga agar tidak menimbulkan bahaya lanjutan.
Selain itu, petugas juga membantu membersihkan puing-puing serta mengevakuasi bagian pohon yang masih menempel di atap rumah.
Warga sekitar juga turut membantu proses penanganan dengan bergotong royong membersihkan area rumah yang terdampak.
“Petugas bersama masyarakat sekitar saling bahu-membahu membantu korban dan membersihkan pohon yang tumbang,” kata Hari.
Menurutnya, penanganan awal terhadap dua rumah yang tertimpa pohon tersebut telah dilakukan sehingga kondisi lokasi kini sudah lebih aman.
“Kedua rumah sudah dilakukan penanganan awal setelah tertimpa pohon,” tambahnya.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang memang melanda sejumlah wilayah di Banyuwangi dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya diberitakan, angin kencang yang terjadi sejak Rabu (4/3) hingga Kamis (5/3) menyebabkan belasan pohon tumbang di berbagai wilayah.
Selain menumbangkan pohon, angin kencang juga mengakibatkan beberapa rumah warga di sejumlah kecamatan mengalami kerusakan.
Pemerintah daerah dan petugas terkait mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Warga juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika berada di dekat pohon besar atau bangunan yang rawan terdampak angin kencang. (why/sgt)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa daerah.
Di Kecamatan Srono, dua unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meskipun bagian atap rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.
Dua rumah yang terdampak masing-masing berada di Desa Sumbersari dan Desa Sukomaju, Kecamatan Srono.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Sektor Srono, Hari Siswanto, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 13.20 WIB.
Begitu menerima laporan, tim Damkarmat langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 13.20. Setelah itu kami langsung menuju tempat kejadian perkara bersama petugas gabungan dari kepolisian, TNI, serta pihak kecamatan,” ujar Hari Siswanto.
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan diketahui milik Teguh Abadi, 60, warga Desa Sukomaju, Kecamatan Srono. Rumah tersebut tertimpa pohon jati yang tumbang akibat angin kencang.
Pohon jati berukuran cukup besar itu roboh dan menimpa bagian belakang rumah milik Teguh sehingga menyebabkan bagian atap mengalami kerusakan.
Selain itu, satu rumah lainnya yang mengalami kerusakan adalah milik Warsito, 46, warga Desa Sumbersari, Kecamatan Srono.
Rumah Warsito tertimpa pohon sukun yang tumbang di bagian depan samping rumah. Akibat kejadian itu, bagian atap rumah juga mengalami kerusakan.
“Kedua rumah mengalami kerusakan di bagian atap setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang,” jelas Hari.
Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas Damkarmat bersama aparat gabungan dan warga sekitar langsung melakukan penanganan darurat.







