Alap-alap Curanmor Dibedil Kakinya

0
479

BANYUWANGI – Tim Reskrim Polres Banyuwangi meringkus dua pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kedua pelaku adalah Slamet Hariadi, 22, warga Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, dan Eko Jurianto, 38, warga Desa Sidosari, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Malang.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan dua unit sepeda motor hasil kejahatan.  Keduanya dibekuk saat bersembunyi di rumah Eko Pujianto di Malang. Berdasar data petugas, Slamet dan Eko merupakan sindikat jaringan curanmor antarkota.

Targetnya adalah motor yang diparkir di tempat umum. Senjatanya sederhana dan modusnya juga lama, kunci letter T.  Untuk bisa membawa pulang kedua pelaku, usaha polisi tidak mudah. Tim Resmob terpaksa menembakkan timah panas ke kaki Slamet.

Kaki kanan pria bertubuh kurus itu terpaksa dilumpuhkan saat akan ditangkap karena berusaha kabur. Melihat rekannya ndelosor, nyali Eko pun ciut. Dia langsung menyerahkan diri. Di hadapan petugas, Slamet mengaku mencuri sebuah motor di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron akhir Oktober lalu.

Loading...

Dalam menjalankan aksinya, kedua alap-alap Curanmor tersebut menggunakan kunci letter T. “Motornya saya rusak pakai kunci T. Hasil kejahatan saya jual ke Malang,” aku Slamet.  Dalam aksinya, keduanya kerap berganti peran. Saat Slamet beraksi. Eko bertindak sebagai pengawas dan begitu sebaliknya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2