Angkat Ekonomi Kerakyatan, Bupati Anas Jadikan Kaliploso Desa Wisata

0
64


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Memiliki beragam potensi mulai dari beragam UMKM, pertanian agro, hingga saluran irigasi dan sungai yang bersih, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun akan menjadikan Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, sebagai desa wisata untuk mengangkat ekonomi kerakyatan.

Bupati Anas mengatakan Kaliploso memiliki banyak potensi. Selain warganya yang kompak menjaga kebersihan sungai dan saluran irigasi, di desa banyak terdapat sentra UMKM.

“Desa ini memiliki banyak potensi. Kami mendorong bagaimana desa bisa lebih kreatif. Saya sarankan bikin pasar kuliner tradisional di pinggir sungai dengan pemandangan hamparan sawah. Ini pasti menarik. Tugas desa sekarang bukan hanya mengelola APBDes, tetapi juga mengelola pariwisata,” kata Anas, saat mengunjungi Kaliploso, Selasa (17/4/2018).

Bupati 44 tahun itu melihat langsung saluran irigasi yang digunakan untuk mengairi sawah. Sungai itu terlihat bersih dan terletak di tengah sawah. Kaliploso merupakan desa yang menjuarai Festival Kali Bersih yang digelar Pemkab Banyuwangi.

“Ini bagus, bisa dibuatkan pasar kuliner khas desa ini tak perlu tiap hari. Bisa tiap hari Minggu tapi rutin. Tinggal membangun joglo atau saung di sawah untuk menambah kenyamanan agar bisa mendatangkan wisatawan,” kata Anas.

Di Kaliploso juga terdapat banyak UMKM seperti pembuatan krupuk gambir dan jari, peyek berukuran jumbo, kue klemben, dan berbagai makanan olahan dari buah naga.

“Kuliner ini akan melengkapi desa wisata di sini. Kulinernya bisa menjadi potensi besar yang dapat meningkatkan ekonomi warga desa,” kata Anas. Anas juga sempat melihat salah satu usaha pembuatan krupuk di desa tersebut.

Potensi terbesar di desa ini, lanjut Anas, adalah kekompakan warganya. “Potensi terbesar desa ini adalah kekompakan. Ini harus terus dijaga,” kata Anas.

Ini terlihat secara swadaya warga desa menggelar Festival Kaliploso, dengan memamerkan dan menjual produk-produk UMKM yang mayoritas usaha rumah tangga di bantaran sepanjang sungai.

Menurut Anas, kelompok kreatif rumah tangga yang ada di wilayah ini bisa terus tumbuh. Selanjutnya, pemasarannya bisa dikembangkan dalam wisata desa, seperti festival ini. Santoso, salah satu warga sekitar sungai Kaliploso, mengatakan, masyarakat Kaliploso semakin kompak dengan adanya program kali bersih.

“Warga rukun gotong royong, menanam bunga di sepanjang sungai, dan ini rencananya akan dibuat pemancingan ikan,” katanya.

Ditambahkan dia, warga di sini juga sudah aktif mengolah produk turunan dari perranian agronya. “Kue Klembennya rasanya sudah macam-macam, ada yang rasa jeruk dan buah naga. Bahkan kami punya andalan puding buah naga, puding “telur” rasa jeruk,” pungkasnya.

Loading...

Baca Juga :