Antrean Kendaraan Langsung Mengular

0
466
MENUNGGU: Deretan truk dan mobil yang akan menyeberang ke Bali di areal parkir Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sore kemarin.
MENUNGGU: Deretan truk dan mobil yang akan menyeberang ke Bali di areal parkir Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sore kemarin.

SEMENTARA itu, anjloknya jembatan kisi-kisi pada dermaga mobile bridge (MB) II di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry (PT IF) Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, langsung menimbulkan antrean panjang. Bus, truk, dan mobil pribadi, yang akan menyeberang ke Bali harus antre.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Para pengendara motor yang akan menye- berang ke Bali juga terlihat antre. Mereka harus rela berpanas-panas ria di areal parkir pelabuhan sebelum masuk ke kapal. “Putusnya jembatan dermaga MB II jelas berpengaruh terhadap arus penyeberangan,” kata Manager Operasional Pelabuhan PT IF Ketapang, Saharuddin Koto, kemarin (4/12). Menurut Saharuddin, jumlah dermaga di Pelabuhan Ketapang hanya tiga unit. Dua dermaga merupakan dermaga MB, dan satu dermaga berjenis pontoon.

Karena satu unit dermaga MB mengalami kerusakan, otomatis yang berfungsi tinggal dua unit dermaga. “Karena tinggal dua dermaga, ya terpaksa harus antre,” ujarnya. Dermaga di Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang, jelas dia, sebenarnya juga ada tiga unit. Tetapi, yang bisa dioperasionalkan hanya dua unit. Satu unit dermaga masih dalam tahap perbaikan. “Kalau soal kapal, tidak ada masalah,” ujar Saharuddin. Dia menambahkan, jumlah kapal yang melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk saat ini sebanyak 19 unit.

Dari sejumlah itu, 15 unit kapal melayani penyeberangan penumpang di dermaga MB I dan dermaga pontoon. Sedangkan 14 unit kapal lain beroperasi di Pelabuhan LCM. “Kapal tersedia, jumlah dermaga yang kurang,” cetusnya. Saharuddin menyebut, perbaikan dua dermaga itu akan dikebut. Sehingga, saat libur Natal dan Tahun Baru 2013, arus penyeberangan tidak terganggu. “Penyeberangan saat Natal dan Tahun Baru mendatang, semua dermaga sudah berfungsi,” janjinya. (radar)