Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Babak Kedua Kejurprov Jadi Neraka

babakBANYUWANGI – Putaran kedua Kejuaraan Bulu Tangkis Tingkat Provinsi (Kejuprov) Jatim menjadi neraka bagi kontingen Banyuwangi. Itu bisa dilihat dari tumbangnya sejumlah atlet Banyuwangi yang berlaga di fase tersebut. Mereka harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dalam pertandingan yang digelar di Ponorogo 14-21 September tersebut.

Batu sandungan di babak kedua kejurprov itu dirasakan pebulu tangkis putri andalan Banyuwangi, Firda Ayu. Menghadapi Richa asal Probolinggo, kontingen Banyuwangi itu kandas. Pebulu tangkis Probolinggo memaksanya bertekuk lutut dengan skor 17-21 dan 16-21. Di bagian lain, langkah Rama Wahyu yang melenggang hingga babak kedua harus terhenti oleh unggulan ke-12 di ajang tersebut.

Bertemu Rio asal Gresik, Rama harus merelakan mimpi melaju ke babak berikutnya. Meski sempat memberikan perlawanan ekstra, dia dipaksa menyerah tiga set, 21-18, 18-21, dan 14-21. Nasib serupa juga terjadi di nomor ganda. Pasangan Aditya Rico dan Zakcy kembali dibuat tak berdaya. Menghadapi unggulan ketiga asal Gresik, Ade dan Dimas menyerah dua set langsung.

Mereka menyerah dengan kedudukan 15-21 dan 12-21. Derita kontingen Banyuwangi sedikit terhibur dengan penampilan ganda dewasa Banyuwangi. Aditya Wahyono dan Zacky yang diturunkan di nomor ganda berhasil menembus babak delapan besar. Mereka berhasil menundukkan wakil Lumajang dan Tulungagung. Menghadapi wakil Lumajang, Agung dan Al-Habsi, Aditya-Zakcy menang dua set langsung 21-14 dan 21-16.

Korban berikutnya adalah pasangan Yogi dan Ricky asal Tulungagung. Menghadapi pasangan tersebut, ganda Banyuwangi itu berhasil menang dua set secara impresif 21-19 dan 22-20. “Fase kedua memang berat dan kami sedikit kurang beruntung. Tetapi, kami masih yakin bisa bersaing untuk menembus peringkat lebih baik lagi di kejuprov kali ini,” tekad Aditya, ofisial Banyuwangi. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE