ngopibareng.id
Alapi Hariyono, 64 tahun, warga Dusun Kumbo, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, hanyut di sungai, Kamis, 8 Januari 2025. Musibah yang menimpa Alapi terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, wilayah itu sedang hujan terjadi hujan lebat.
Informasi yang diterima kakak korban, Endang Suyitno, sempat melihat korban tampak berteduh di sebuah gubuk di pinggir sungai. Setelah hujan mulai reda, Kakak korban sempat pulang ke rumah untuk mengantar hasil panen cabai.
Saat itu, korban tampak masih berada di gubuk. Namun, ketika saksi kembali, korban sudah tidak berada di lokasi. Saat itu, sang kakak mengira adiknya sudah pulang.
“Namun hingga pukul 19.00 WIB, istri korban melapor bahwa suaminya belum juga pulang ke rumah,” jelas Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, mengatakan, Jumat, 9 Januari 2025.
Akhirnya keluarga melaporkan kejadian ini ke pihak desa dan ke pihak berwajib. Keluarga dibantu warga setempat langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.
Namun, warga hanya menemukan mesin potong rumput milik korban yang tersangkut di ranting sekitar 500 meter dari lokasi korban biasa menyeberangi sungai.
“Menerima informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan melakukan upaya pencarian,” katanya.
Baca Juga
Hingga saat ini proses pencarian terhadap korban masih dilakukan. Pencarian melibatkan petugas gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banyuwangi, personel Polsek Singojuruh, Koramil, relawan BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, hingga Jumat sore proses pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Hingga sore ini masih nihil,” ujarnya.
Like








