Bangun Koneksi IKM dan Desainer Batik

0
180

Sebanyak 94 calon model Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2014 mulai menjalani fitting (pengukuran) busana kemarin (11/8). Pengukuran busana yang akan diperagakan pada puncak even BBF pada 20 September itu dilakukandi aula kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selain menjalani pengukuran baju, calon talent ajang yang masuk kalender Banyuwangi Festival (B-Fest) itu dikoneksikan dengan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) batik dan desainer baju batik. Tidak hanya itu, 94 calon model yang terdiri atas 24 kategorianak, 36 kategori remaja, dan 24 kategori dewasa tersebut, juga mendapat tambahan pengetahuan modeling dari tim kreatif BBF. Tahap selanjutnya, para calon model itu akan mendapat pembekalan akademik dari tim akademisi BBF 2014. 

Kepala Disperindagtam, Hary Cahyo Purnomo mengatakan, untuk menentukan kolaborasi pelaku IKM dan calon model dilakukan dengan mekanisme undian. Hal itu dilakukan untuk menghindari diskriminasi dan intervensi. “Tujuannya agar berlangsung adil,” ujar Hary. Dikatakan, antara pelaku IKM sebagai penyedia bahan busana batik, desainer, dan model, akan dinilai berdasar kriteria masing-masing untuk memilih pelaku IKM terbaik, desainer terbaik, dan model terbaik. “Koneksi calon model, pelaku IKM, dan desainer, itu perlu terjalin agar pelaksanaan BBF 2014 semakin baik,” pungkasnya. (radar)

Loading...