Banyuwangi Dipilih Jadi Lokasi Pengembangan Pisang Cavendish Berorientasi Ekspor

0
205

BANYUWANGI  – Kabupaten Banyuwangi dipilih Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) RI sebagai salah satu lokasi pengembangan kawasan hortikultura berorientasi ekspor. Komoditas yang dipilih untuk dikembangkan adalah pisang cavendish.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, hal itu diungkapkan Asisten Deputi Agribisnis Kemenko Perekonomian RI, Yuli Sri Wilanti, saat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, di Banyuwangi, Rabu (11/3/2020).

Yuli mengatakan, Kemenko Perekonomian tengah melakukan program pengembangan kawasan hortikultura berorientasi ekspor untuk mendorong peningkatan devisa negara. Salah satu komoditas yang dibidik adalah tanaman pisang cavendish.

“Komoditas pisang ini memiliki potensi pasar yang luas, terlebih untuk ekspor. Kami ingin mengajak Banyuwangi untuk bersama-sama mengembangkan. Mengingat pasar pisang cavendish ini sangat luas di berbagai negara,” kata Yuli.

Pisang Cavendish merupakan komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia. Di Indonesia, pisang ini lebih dikenal dengan sebutan Pisang Ambon Putih. Pisang Cavendish banyak dikembangbiakkan menggunakan metode kultur jaringan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Antisipasi Covid-19, Rumah Dinas Bupati Anas Dijadikan Ruang Isolasi Darurat