Banyuwangi Gelar Kompetisi E- Sport

0
151
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengelar kompetisi electronic Sport (E-sport) untuk pertama kalinya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangikab, diikuti oleh 217 peserta dari tingkat SMA dan mahasiswa se-kabupaten, even ini berlangsung selama dua hari 18-19 September 2019.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengemukakan ajang perlombaan eSport ini tidak lain untuk mewadahi minat dan bakat generasi muda di Banyuwangi, karena di era saat ini eSport telah menjadi trend hobi generasi milenial.

“Kami memberikan wadah untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang ini. Karena kita tidak dapat membendung trend yang terus berkembang, yang bisa kita lakukan adalah mengarahkan agar tidak melampaui batas,” kata Bupati Anas.

E Sports, lanjutnya, saat ini sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang masuk kualifikasi Pra Olimpiade. Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak muda untuk mengembangkan hobinya ke level profesional.

“Jika dikelola dengan positif dan profesional, eSport akan sama dengan olahraga dan industri lainnya yang menghasilkan peluang dan keuntungan,” katanya.

“Banyak bidang yang baru yang muncul seperti player, pelatih, manager, caster eSport, broadcasting e-sport dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Bupati Anas, ajang ini juga untuk mencari bakat gamers yang nantinya bisa berkompetisi baik di level tingkat nasional bahkan dunia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Budi Santoso mengatakan, animo peserta kompetisi ini sangat besar. Saat pendaftaran jumlahnya mencapai 2000 orang. Kompetisi ini telah dimulai dengan babak penyisihan sejak satu bulan lalu.

Baca :
Festival Lembah Ijen Banyuwangi Terus Pikat Wisatawan

“Peminatnya ternyata ribuan tapi untuk even pertama ini kami batasi, karena fasilitas pendukungya masih terbatas. Ke depan akan kami tingkatkan,” kata Budi.

Kompetisi ini juga sebagai pengembangan kabupaten Banyuwangi sebagai daerah yang telah bertransformasi sebagai daerah yang maju dalam bidang teknologi informasi.

Sebanyak 1000 titik wifi tersedia di seantero kabupaten. Jaringan fiber optik juga telah mengaliri 189 desa se Banyuwangi.

Even yang juga di dukung perusahaan teknologi Dell ini mempertandingkan game-game populer. Seperti Mobile Legend, Arena of Alor (AOV), Counter Strike Global Offensive (CS:GO), Defense of the Anncienst (DOTA), Player Unknown’s Battleground (PUBG) dan Free Fire.

Sementara itu, perwakilan Dell Jawa Timur, Sugeng Sumarto mengatakan, eSport telah menjadi sebuah dunia baru yang menjanjikan. Bahkan penjualan notebook khusus gaming telah mengalahkan penjualan notebook konvensional. Dell sendiri telah mengeluarkan seri notebook gaming G3 dan G7.

“Dua tahun ini perkembangan eSport luar biasa. Hadiah E-sport bahkan mengalahkan pertandingan olahraga konvensional. Ini juga berkorelasi pada penjualan notebook, pertumbuhan notebook gaming bisa 10 persen secara nasional. Sementara notebook konvensional justru stagnan karena sudah terconvert ke smartphone dan tablet,” pungkasnya. (KabarBanyuwangi)

Loading...

[AWPCPRANDOMLISTINGS limit=1]

Kata kunci yang digunakan :