Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Banyuwangi Segera Tambah Dua Tempat Pengolahan Sampah Sirkular, Dapat Support dari Clean Rivers

banyuwangi-segera-tambah-dua-tempat-pengolahan-sampah-sirkular,-dapat-support-dari-clean-rivers
Banyuwangi Segera Tambah Dua Tempat Pengolahan Sampah Sirkular, Dapat Support dari Clean Rivers

ngopibareng.id

Banyuwangi Sabtu, 14 Februari 2026 14:02 WIB

Clean Rivers, organisasi nirlaba global akan men-support pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) baru di Banyuwangi. Dukungan ini karena Banyuwangi dinilai memiliki komitmen dalam pengolahan sampah khususnya pengolahan sampah sirkular.

Clean Rivers akan bermitra dengan Project STOP yang didirikan Borealis dan Systemiq dan telah beroperasi di Banyuwangi sejak 2017. Bersama dengan pemkab, Project STOP Banyuwangi Hijau bertujuan membangun sistem pengelolaan sampah sirkular pertama di Indonesia yang mencakup seluruh wilayah kabupaten.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, kerja sama dengan Clean Rivers ini sangat penting untuk membangun sistem persampahan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Bekerja dalam skala yang lebih luas, dengan dukungan dari Clean Rivers akan mempercepat transformasi sistem pengelolaan persampahan di Banyuwangi,” jelas Ipuk, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dia menyebut, kerjasama ini, tidak hanya berdampak pada menyediakan akses penanganan sampah yang terintegrasi untuk ratusan ribu orang. Lebih dari itu, kerjasama ini sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di Banyuwangi.

“Terutama bagi penduduk sekitar lokasi,” tegasnya.

CEO Clean Rivers Deborah Baccus telah bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Rabu, 12 Februari 2026 lalu. Hadir pula In country representative Borealis Mari Kylmälä; Senior Director Systemiq Jason Hale dan Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo.

Deborah mengapresiasi komitmen dan dukungan Pemkab Banyuwnagi pada sistem pengelolaan persampahan. Banyuwangi menurutnya, memiliki visi kuat dalam transformasi sistem persampahan yang dijalankan secara bertahap, terstruktur, dan berdampak bagi masyarakat.

“Kami mendukung inisiatif yang dilakukan Banyuwangi, fokus pada pengelolaan sampah yang berdampak secara ekonomi, lingkungan dan sosial. Tidak hanya berdampak pada daerah, namun ini juga akan menjadi semangat global,” terangnya.

Dua fasilitas TPS3R akan dibangun di wilayah Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Genteng yang ditargetkan beroperasi pada November 2026. Kedua fasilitas ini dirancang untuk memperkuat layanan pengangkutan dan pengolahan sampah di kawasan dengan kepadatan dan aktivitas warga yang tinggi. Dua fasilitas TPS3R ini diproyeksikan bisa mengatasi permasalahan sampah warga dengan jangkauan 850 ribu jiwa.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan ini, dan berharap kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Banyuwangi,” katanya.

Baca Juga

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dwi Handayani Clean Rivers akan berkontribusi pada program Banyuwangi Hijau Fase 3 dengan fokus pembangunan dua fasilitas TPS3R di wilayah Banyuwangi Kota dan Kecamatan Genteng. Dalam kerjasama tersebut, pemkab akan menyediakan lahan dan sarana penunjang lainnya untuk TPS3R tersebut. 

“Kedua TPS3R masing-masing berkapasitas 50 ton dan akan melayani hingga 850 ribu jiwa. TPS3R ini dirancang menggunakan teknologi untuk meminimalkan residu dan tidak menimbulkan bau,” ujarnya.