Baritan Masal, Cara Desa Balak Selamatan Kampung

0
805

Pelaksanaan Baritan mengacu pada sistem kalender Jawa yang mengacu pada pergantian bulan. Yakni, setiap malam Jumat Legi atau tepatnya Kamis sore. “Jadi acaranya ba’da (sesudah) Asar sampai menjelang Magrib,” ungkap Ribut.

Baritan Masal sendiri, lanjut Ribut, dilakukan setiap tahun. Tepatnya dilaksanakan pada saat bulan Agustus sebagai rangkaian memperingati kemerdekaan Republik Indonesia. “Kalau pada bulan-bulan biasa, kita menggelarnya dalam skala kecil. Tapi, setiap Agustus kita menggelarnya secara masal. Semua dusun di Balak ini kita kompakkan,” tegasnya.

Pelaksanaan Baritan Masal ini semakin meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko. Ia memberangkatkan arak-arakan Baritan dari ujung Timur Desa Balak, yakni di Dusun Cemoro. Kemudian arak-arakan bergerak hingga ke ujung Barat desa yang berada di Dusun Balak.

Sepanjang jalan, orang nomor dua di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi itu, menyapa warga dan ikut serta mencicipi ancak yang disuguhkan warga. “Acara ini menjadi modal penting bagi masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Serta tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ujar Wabup Yusuf Widiyatmoko saat memberangkatkan rombongan Baritan.

Lebih lanjut, Yusuf juga berpesan, agar acara selamatan seperti Baritan ini, dikemas lebih atraktif. Sehingga tidak hanya menjadi ritual namun juga menjadi destinasi budaya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last