Berlangsung Sederhana dan Penuh Khidmat

0
350
TUAN RUMAH: Bupati Anas didampingi Wabup Yusuf Widyatmoko dalam peringatan 100 hari wafatnya KH. Musayyidi di Desa Karangdoro, Tegalsari, kemarin.
TUAN RUMAH: Bupati Anas didampingi Wabup Yusuf Widyatmoko dalam peringatan 100 hari wafatnya KH. Musayyidi di Desa Karangdoro, Tegalsari, kemarin.

Peringatan Seratus Hari Wafatnya KH. Achmad Musayyidi


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TEGALSARI – Seratus hari meninggalnya KH. Achmad Musayyidi, ayahanda Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, diperingati cukup sederhana kemarin malam. Pemandangan itu berbeda dengan tujuh hari dan empat puluh hari meninggalnya KH. Musayyidi. Sebelumnya, acara tersebut selalu bertabur tokoh, baik tokoh regional maupun nasional.

Meski berlangsung sederhana, peringatan 100 hari itu cukup khidmat ”Kita sengaja hanya mengundang tetangga kanan-kiri. Biar mereka bisa berbaur dengan keluarga kami penuh keakraban,” ujar Bupati Anas selaku tuan rumah peringatan 100 hari wafatnya KH. Musayyidi.

Loading...

Acara yang berlangsung di halaman masjid Ponpes Mabadi’ul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, itu dihadiri ratusan tetangga kanan-kiri almarhum. Acara dirangkai dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Meski tidak ada tokoh nasional, acara kemarin malam dihadiri sejumlah pejabat penting di Pemkab Banyuwangi.

Ada Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan Sekkab Slamet Karyono. Dari kalangan kiai ada KH. Hisyam Syafaat (pengasuh Ponpes Darusalam, Blokagung); KH. Abdillah Toha dari Genteng dan KH. Muhaimin Asmuni. Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi H. Choliq Baya juga hadir. ”Kami senang berbaur dengan tetangga kanan-kiri. Mudahmudahan kehadiran mereka bisa memberikan doa bagi almarhum abah kami,” imbuh Bupati Anas.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2