RadarBanyuwangi.id – Penurunan harga cabai merah membuat petani beralih menanam tomat, karena sat ini dianggap lebih menguntungkan. Permintaan bibit cabai merah yang biasanya stabil, menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir.
Seorang penjual bibit asal Dusun Karanganyar, Kecamatan Sempu, Eko Saputra, 30, mengatakan tanaman cabai merah kini kurang menguntungkan. Harga cabai merah yang anjlok, menjadi penyebab utama petani menghentikan pesanan bibit cabai merah. “Dulu saya bisa menjual hingga 30 ribu bibit cabai merah, sekarang tidak ada lagi,” ungkap Eko.
Menurut Eko, harga tomat yang sebelumnya anjlok sempat membuat petani ragu menanamnya. Bahkan, tomat sempat dibagi-bagikan secara gratis karena tidak laku di pasaran. “Sebelumnya harga tomat hanya Rp 300 di tingkat petani, bahkan di pasar hanya Rp 2.000 per kilogram,” tuturnya.
Kini, terang dia, harga tomat kembali normal dan mulai mencapai Rp 10 ribu per kilogram di pasar. Hal ini mendorong petani untuk kembali menanam tomat, dan meninggalkan cabai merah yang kurang menguntungkan. “Sekarang yang paling ramai ya tomat, karena harganya mulai bagus lagi,” kata Eko.
Baca Juga: Wali Murid Merasa Ketar- Ketir, Anaknya Sekolah di SDN 2 Temuasri yang Gedungnya Lapuk
Penjual bibit lainnya. Wagiman, 69, menyampaikan harga cabai merah yang turun menjadi Rp 5.000 per kilogram di pasar, membuat banyak petani enggan menanamnya lagi. Bibit cabai yang biasanya laris setiap hari, kini tidak keluar dari toko Wagiman. “Sudah satu minggu ini tidak ada yang beli bibit cabai, biasanya bisa keluar 15 ribu bibit per hari,” jelasnya.
Sebaliknya, kata dia, bibit tomat mulai diminati lagi karena harga tomat di pasar mulai naik. Wagiman mencatat penjualan bibit tomat melonjak hingga 40 ribu bibit dalam minggu terakhir. “Karena harga tomat sekarang naik, jadi petani mulai beli lagi bibit tomat,” ujarnya.
Wagiman melihat perubahan tren ini sebagai peluang bagi para petani untuk menstabilkan pendapatannya. Meski penjualan bibit cabai merah turun, ia bersyukur permintaan bibit tomat kembali meningkat. “Alhamdulillah, masih bisa jual bibit tomat meski cabai merah sepi,” tandasnya.(rei/abi)








