Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan truk terjadi di jalur nasional Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di depan Service Point PLN Wongsorejo, masuk Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit Truck Tronton Nopol B 9427 IM, satu unit Truck Box Nopol DK 9588 MB, dan satu unit Truck Diesel Nopol N 8919 RJ.
Petugas dari Polsek Wongsorejo yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yakni Aipda Rahmat dan Bripda Rafi langsung melakukan pengamanan serta olah TKP guna mengurai arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan melalui Kanit Lantas Aiptu Moh. Anwar menjelaskan, kecelakaan bermula saat Truck Box DK 9588 MB yang dikemudikan Adi Tia Madi Umar Fuad (26), warga Mojokerto, melaju dari arah utara ke selatan.
Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang Truck Tronton B 9427 IM yang dikemudikan Arjani (68), warga Jembrana, Bali. Diduga kendaraan tronton tersebut mengalami oleng ke arah kanan atau ke timur hingga membentur spion dan bak bagian kanan Truck Box.
“Setelah benturan awal, Truck Tronton tersebut kembali membentur Truck Diesel N 8919 RJ yang dikemudikan Fauzul Umam (30), warga Probolinggo, yang melaju di belakang Truck Box. Benturan mengenai pintu samping kanan dan bak depan bagian kanan,” jelas Kanit Lantas.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi Truck Box, Adi Tia Madi Umar Fuad mengalami luka lecet pada bagian dahi depan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Wongsorejo untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi Truck Diesel, Fauzul Umam (30) dan penumpangnya Wahid Amrullah (26), warga Probolinggo, dilaporkan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun ketiga kendaraan mengalami kerusakan materiil.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Petugas juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur padat Situbondo–Banyuwangi demi menghindari kecelakaan serupa. (Venus Hadi)







