Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Rumah Ketua RT di Sumberanyar Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 62 Juta

rumah-ketua-rt-di-sumberanyar-dibobol-maling,-kerugian-capai-rp-62-juta
Rumah Ketua RT di Sumberanyar Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 62 Juta

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Nasib apes menimpa seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 RW 01 Dusun Curahuser, Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Saiful Qomar (55). Rumahnya dibobol maling saat dirinya bersama keluarga menunaikan salat taraweh, Kamis malam (26/2/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Saiful Qomar yang juga dikenal sebagai ustadz setempat menuturkan, saat kejadian rumah dalam kondisi terkunci karena seluruh anggota keluarga melaksanakan salat taraweh di mushola yang tak jauh dari kediamannya.

“Ketika itu posisi rumah sudah terkunci. Istri saya, Mafrudo, pulang lebih dulu usai taraweh, sementara saya masih berbincang dengan jamaah di mushola. Sesampainya di rumah, istri saya mendapati pintu sudah terbuka. Lemari pakaian diacak-acak, pakaian berserakan,” ungkap Qomar saat ditemui Jurnalnews di kediamannya, Jumat (27/2/2026).

Kecurigaan semakin kuat saat sang istri mengecek kamar belakang yang biasa digunakan untuk menyimpan uang dan perhiasan. Sejumlah uang tunai dan emas yang disimpan di tempat tersebut telah raib. Dalam keadaan panik, Mafrudo langsung kembali ke mushola untuk memberi tahu suaminya bahwa rumah mereka telah dimasuki pencuri.

Setelah dilakukan pengecekan, total kerugian ditaksir mencapai Rp62 juta. Barang-barang yang digondol pelaku di antaranya uang tunai sebesar Rp7 juta, emas 10 gram, dua gelang emas masing-masing seberat 5 gram dan 6 gram, enam cincin emas dengan total berat 8,5 gram, serta dua kalung berikut bandul emas dengan total berat 11 gram.

Qomar mengaku uang yang hilang tersebut merupakan hasil panen yang rencananya akan digunakan untuk membayar biaya kuliah anaknya. Meski demikian, ia masih bersyukur karena beberapa uang penting lainnya tidak ikut diambil pelaku.

“Alhamdulillah uang milik kelompok tani tidak diambil, uang tarikan kifayah masih tersisa separuh, kas muslimat juga masih utuh, begitu juga surat-surat berharga lainnya tidak hilang,” tuturnya.

Usai kejadian, Qomar langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Wongsorejo. Ia berharap pelaku segera tertangkap dan kejadian serupa tidak terulang kembali, terlebih di bulan Ramadan saat warga tengah khusyuk beribadah.

Meski mengalami kerugian besar, Qomar tetap bersyukur karena dirinya dan keluarga dalam keadaan selamat. (Venus Hadi)