BKM Bantu Alat Pertanian dan Perikanan

0
382
SIMBOLIS: Korkot dan BKM Desa Kedungringin menye rahkan mesin presto ke KSM.

MUNCAR–Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Mandiri Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, mengadakan serah terima bantuan kegiatan sosial dan ekonomi, Rabu (20/3) lalu. Serah terima dari BKM kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), itu dilakukan di pendapa Kantor Desa Kedungringin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Acara tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepala Desa (Kades) Kedungringin. Selain itu, KSM perguliran dan Korkot. Tak ketinggalan, pejabat dari Dinas Perkebunan, Kehutanan, dan Pertanian; serta Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi.

Bantuan yang diserahkan berupa alatalat pertanian dan perikanan. Untuk bidang pertanian, diserahkan satu unit hand tractor, satu unit alat perontok padi, dan satu unit mesin sedot air. Sedangkan, untuk sektor perikanan diserahkan mesin presto, vacuum open, dan freezer.

Loading...

Untuk kegiatan ekonomi dilakukan penc
a i ran dana
perguliran tahap
pertama
untuk dua KSM
dengan sepuluh
orang anggota.
Kucuran dananya
sebanyak
Rp 5 juta. Sedangkan
untuk tujuh
KSM dengan
tujuh orang anggota
mendapatkan
dana Rp
3,5 juta. Untuk
perguliran tahap
kedua dicairkan
dana bagi sepuluh
KSM sebesar Rp 45 juta.
Ishadi, anggota BKM Desa Kedungringin
me ngatakan, masyarakat
harus paham masalah perguliran
tersebut. Jangan sampai mengira dana
perguliran itu adalah dana hibah serupa
dengan dana bantuan langsung
tuna (BLT). Jadi, dana perguliran
itu adalah dana hibah yang harus
dikembalikan kepada Unit Pengelola
Keuangan (UPK).
“Dengan begitu, uang tersebut bisa
dikembangkan lagi, dan nantinya juga
kembali untuk kepentingan masyarakat
itu sendiri,” jelasnya.
Ishadi menambahkan, rencananya ke
depan BKM Kedungringin ingin menciptakan
percontohan perkampungan
industri kecil (PIK). Nantinya perkampungan
tersebut dikelola masyarakat.
Contohnya, industri kecil pembuatan
manik-manik dari kulit kerang atau lainnya.
“Dengan begitu, masyarakat bisa menambah
penghasilan dan juga nantinya
bisa menyerap tenaga kerja,” harapnya.
Ditambahkan, hari ini kegiatan fi sik
juga dilaksanakan BKM untuk enam
KSM. Bentuknya berupa proyek pavingisasi
bagi empat KSM. Pembangunan
dua talut untuk satu KSM. “Selain itu,
tiga proyek rehab rumah untuk satu
KSM, yang dibagi enam unit rumah,”
terangnya. (radar)