sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menjadi pusat perhatian setelah halaman “Peringatan Dini Cuaca” mereka masuk daftar tautan yang paling sering dibagikan beberapa hari terakhir.
Banyak warga penasaran: apa sebenarnya isi halaman peringatan dini tersebut dan bagaimana cara memanfaatkannya untuk keselamatan?
Jawa Pos Radar Banyuwangi berhasil merangkum penjelasan lengkap mengenai apa saja yang ditampilkan BMKG dalam laman peringatan cuaca ekstrem – laman yang kerap diperbarui setiap beberapa jam dan menjadi dasar mitigasi banyak instansi pemerintah.
Baca Juga: Persewangi Pamerkan Kekuatan Jelang Liga 4, Launching Jersey Baru Disaksikan Ribuan Suporter
Apa Itu Halaman “Peringatan Dini Cuaca” BMKG?
Halaman ini merupakan bagian penting dari sistem nowcasting BMKG, yaitu sistem prakiraan cuaca jangka pendek yang berlaku 0–6 jam ke depan.
Melalui sistem ini, BMKG memberikan notifikasi cepat terkait potensi cuaca ekstrem seperti:
- Hujan sedang hingga lebat
- Kilat/petir
- Angin kencang
- Potensi banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi
Tujuannya jelas: memberikan informasi real-time kepada masyarakat agar dapat mengambil langkah antisipatif sebelum kondisi memburuk.
Baca Juga: 14 Kecamatan dan 46 Desa di Situbondo Dilintasi Jalan Tol Probowangi hingga Banyuwangi, kecuali Sumbermalang dan Mangaran
Data Apa Saja yang Ditampilkan di Halaman Tersebut?
Meski tampilannya sederhana, isi halaman peringatan dini menyimpan data teknis yang sangat detail. Inilah jenis informasi yang biasanya muncul:
1. Nama Provinsi atau Wilayah Administratif
Halaman peringatan biasanya dibuka dengan nama provinsi terdampak — misalnya Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, dan lainnya.
2. Waktu Mulai dan Durasi Peringatan
BMKG mencantumkan:
- Waktu diterbitkannya peringatan
- Perkiraan durasi atau waktu berakhirnya cuaca ekstrem
Contoh:
“01 Desember 2025 pukul 05.45 WITA – berlaku hingga kondisi cuaca signifikan berakhir.”
3. Jenis Cuaca Ekstrem yang Diprediksi
Mulai dari hujan ringan–lebat, petir, hingga angin kencang. Informasi ini menjadi penentu tingkat kewaspadaan masyarakat.
4. Daftar Wilayah Terdampak (Detail hingga Kecamatan/Desa)
Inilah salah satu keunggulan sistem nowcasting BMKG. Halaman dapat menampilkan:
Page 2
Senin, 1 Desember 2025 | 12:00 WIB
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menjadi pusat perhatian setelah halaman “Peringatan Dini Cuaca” mereka masuk daftar tautan yang paling sering dibagikan beberapa hari terakhir.
Banyak warga penasaran: apa sebenarnya isi halaman peringatan dini tersebut dan bagaimana cara memanfaatkannya untuk keselamatan?
Jawa Pos Radar Banyuwangi berhasil merangkum penjelasan lengkap mengenai apa saja yang ditampilkan BMKG dalam laman peringatan cuaca ekstrem – laman yang kerap diperbarui setiap beberapa jam dan menjadi dasar mitigasi banyak instansi pemerintah.
Baca Juga: Persewangi Pamerkan Kekuatan Jelang Liga 4, Launching Jersey Baru Disaksikan Ribuan Suporter
Apa Itu Halaman “Peringatan Dini Cuaca” BMKG?
Halaman ini merupakan bagian penting dari sistem nowcasting BMKG, yaitu sistem prakiraan cuaca jangka pendek yang berlaku 0–6 jam ke depan.
Melalui sistem ini, BMKG memberikan notifikasi cepat terkait potensi cuaca ekstrem seperti:
- Hujan sedang hingga lebat
- Kilat/petir
- Angin kencang
- Potensi banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi
Tujuannya jelas: memberikan informasi real-time kepada masyarakat agar dapat mengambil langkah antisipatif sebelum kondisi memburuk.
Baca Juga: 14 Kecamatan dan 46 Desa di Situbondo Dilintasi Jalan Tol Probowangi hingga Banyuwangi, kecuali Sumbermalang dan Mangaran
Data Apa Saja yang Ditampilkan di Halaman Tersebut?
Meski tampilannya sederhana, isi halaman peringatan dini menyimpan data teknis yang sangat detail. Inilah jenis informasi yang biasanya muncul:
1. Nama Provinsi atau Wilayah Administratif
Halaman peringatan biasanya dibuka dengan nama provinsi terdampak — misalnya Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, dan lainnya.
2. Waktu Mulai dan Durasi Peringatan
BMKG mencantumkan:
- Waktu diterbitkannya peringatan
- Perkiraan durasi atau waktu berakhirnya cuaca ekstrem
Contoh:
“01 Desember 2025 pukul 05.45 WITA – berlaku hingga kondisi cuaca signifikan berakhir.”
3. Jenis Cuaca Ekstrem yang Diprediksi
Mulai dari hujan ringan–lebat, petir, hingga angin kencang. Informasi ini menjadi penentu tingkat kewaspadaan masyarakat.
4. Daftar Wilayah Terdampak (Detail hingga Kecamatan/Desa)
Inilah salah satu keunggulan sistem nowcasting BMKG. Halaman dapat menampilkan:








